Suara.com - Putra Kedua Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Rayyanza Malik Ahmad disunat saat usianya baru satu bulan.
Pengalaman ini disampaikan Raffi Ahmad melalui instagram pribadinya, @raffinagita1717. Lengkap dengan video pendek yang ia posting memperlihatkan Rayyanza memakai selimut hijau, dan didampingi oleh para dokter.
"Bismillahirrahmanirrahim, Rayyanza mau sunat, doain ya, amin," tutur Raffi di video tersebut dikutip suara.com, Rabu (5/1/2022)
Tindakan sunat bayi memang cukup jarang di Indonesia. Kkebanyakan orangtua pilih anak lelaki disunat saat berusia balita atau di atas 2 tahun.
Menariknya, ternyata menurut Integral Medical Center, London bayi laki-laki baru lahir sudah bisa disunat di usia 7 hingga 14 hari, selama kondisi bayi dalam keadaan sehat dan stabil.
Mengutip Hello Sehat, para ahli medis menyarankan anak disunat saat bayi berusia satu minggu, karena darah yang keluar saat proses sunat masih sedikit.
Apalagi saat masih bayi, pembentukan sel jaringan sedang tumbuh dengan pesat. Ditambah rasa sakit yang dirasakan juga belum terlalu berat.
Pada usia bayi, risiko trauma oleh proses sunat juga tidak akan berpengaruh untuk masa depan anak.
Di sisi lain, mengutip Healthy Children menurut American Academy of Pediatrics, sunat pada anak lelaki punya lebih banyak manfaat dibandingkan risikonya.
Baca Juga: Rayyanza Malik Ahmad Disunat, Ekspresinya Bikin Gemas
Disimpulkan bahwa bayi yang disunat punya risiko lebih kecil alami infeksi saluran kemih. Meski tidak umum pada anak lelaki, tapi infeksi ini lebih jarang terjadi pada anak lelaki yang disunat di tahun pertama kehidupan.
Sunat juga bisa memberikan perlindungan anak lelaki dari kanker penis, yaitu kondisi yang sangat langka.
Beberapa penelitian juga menunjukan sunat menurunkan risiko terkena penyakit infeksi menular seksual (IMS), HIV, dan bisa menurunkan risiko kanker serviks pada pasangan perempuan dari lelaki yang disunat.
Meski begitu, tidak ada tolok ukur khusus anak harus disunat. Anak lelaki boleh disunat kapanpun bergantung pada kesiapan orangtua dan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua