Suara.com - Musim hujan membawa cuaca yang menyenangkan tetapi juga meningkatkan penyakit seperti malaria dan demam berdarah. Salah satu efek umum dari penyakit ini adalah menurunkan jumlah trombosit darah. Lantas, bagaimana cara menaikkan trombosit secara alami?
Jumlah trombosit darah yang rendah dapat disebabkan oleh infeksi tertentu seperti leukemia, pengobatan kanker, sirosis hati, dan lain-lain. Penyakit monsun virus seperti malaria dan demam berdarah juga mengurangi jumlah trombosit darah. Tahukah Anda ada cara menaikkan trombosit secara alami?
Bila Anda memiliki jumlah trombosit yang rendah biasanya dapat menyebabkan berbagai gejala seperti kelelahan, mudah memar dan gusi berdarah. Oleh karenanya Anda harus mengetahui cara menaikkan trombosit secara alami untuk meminimalisir dampak buruk yang bisa terjadi.
Jika Anda memiliki jumlah trombosit yang rendah, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional medis untuk memastikan bahwa Anda dapat memulai perawatan medis apa pun jika diperlukan. Selain itu, Anda juga dapat mencoba cara menaikkan trombosit secara alami.
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini cara menaikkan trombosit secara alami yang perlu Anda ketahui.
1. Ekstra Daun Pepaya
Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya dapat efektif dalam meningkatkan jumlah trombosit darah. Ini sangat efektif melawan penyakit musim seperti demam berdarah. Anda dapat meminumnya sebagai jus dan jika Anda merasa terlalu pahit, Anda juga dapat meminumnya sebagai pil.
2. Makanan Mengandung Vitamin C
Makanan dengan Vitamin C dapat membantu menyatukan trombosit darah Anda dan membantu mereka berfungsi lebih baik. Mereka juga membantu Anda menyerap zat besi yang pada gilirannya meningkatkan jumlah trombosit. Ini termasuk buah-buahan dan sayuran nanas, mangga, brokoli, tomat dan kembang kol.
Baca Juga: 6 Bahan Alami Pembasmi Semut yang Mudah Ditemukan, Dijamin Ampuh
3. Makanan Mengandung Zat Besi
Penelitian telah menghubungkan jumlah trombosit yang rendah dengan kekurangan zat besi. Zat besi juga berguna dalam memproduksi sel darah yang sehat. Karena itu, Anda harus mempertimbangkan untuk memasukkan lentil, kismis, delima, biji labu, bit, dan wortel ke dalam makanan Anda.
4. Makanan Mengandung Folat
Folat adalah Vitamin B yang dibutuhkan tubuh Anda untuk membuat DNA dan materi genetik lainnya. Tubuh Anda juga membutuhkan folat agar sel-sel Anda membelah. Makanan seperti kacang tanah, kacang polong, kacang merah ( rajma ) dan jeruk merupakan sumber yang kaya folat.
Demikian informasi mengenai cara menaikkan trombosit secara alami yang penting untuk diketahui, terutama bagi Anda yang trombositnya rendah.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
6 Bahan Alami Pembasmi Semut yang Mudah Ditemukan, Dijamin Ampuh
-
Terbukti, Makan Makanan Favorit Benar-benar Berdampak Positif Bagi Kesehatan Mental
-
Awas Jangan Konsumsi Berlebihan, Ini 5 Makanan Pemicu Jerawat di Wajah
-
Cara Memelihara Kelinci yang Cerdas dan Energik di Rumah, Cocok untuk Pemula
-
Sari Buah Lerak, Alami Rawat Kain Batikmu
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya