Suara.com - Perkembangan teknologi membuat orang lebih mudah berinteraksi, salah satunya dengan media sosial. Lewat media sosial, seorang bukan hanya bisa berinteraksi dengan individu yang mereka kenal, tapi juga bisa mendapat konten informasi hingga hiburan.
Tapi, sayangnya seringkali orang tidak sadar akan efek negatif yang mungkin ditimbulkan media sosial. Seperti misalnya kecanduan. Padahal kecanduan ini bisa berdampak pada dampak lainnya seperti kecemasan dan membandingkan diri dengan orang lain.
Meski demikian, sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan agar bisa lepas dari kecanduan media sosial. Berikut ini tipsnya seperti dilansir dari Healthshots.
Lakukan Teknik Mindfulness
Sering kali kita cenderung scrolling media sosial, sehingga efek kecanduan bisa terjadi pada penggunanya. Oleh karena itu, kamu bisa lakukan teknik mindfulness untuk menenangkan diri. Dengan teknik tersebut, tentu bisa menghilangkan dari rasa stres sejenak, serta meningkatkan suasana hati secara positif.
Lakukan Teknik Pernapasan
Ketika kita terlalu terlibat dalam dunia digital dan kehilangan kontak dengan dunia nyata, maka salah satu cara untuk mengatasi ini adalah dengan teknik bernapas. Meski terlihat sederhana, namun teknik ini bermanfaat untuk kesehatan mental. Salah satunya yakni mengurangi stres dan kecemasan, mengurangi rasa sakit, hingga tekanan darah tinggi.
Terapkan Detoks Digital
Kita semua mengatakan bahwa gawai telah menjadi bagian umum dari kehidupan kita sehari-hari, dan semuanya kini diakses lewat digital. Walaupun memudahkan setiap penggunanya, tetapi bila tidak diterapkan detoks digital, itu bisa membuat seseorang mengalami kecanduan hingga ketergantungan. Maka dari itu, kamu bisa lakukan detoks digital selama beberapa hari demi kesehatan mental. Di samping itu, detoks digital juga membantu menenangkan suasana hati, serta memberi waktu jeda untuk istirahat.
Baca Juga: 6 Efek Kecanduan Pornografi yang Berpotensi Merusak Hubungan Asmara
Prioritaskan Hal-Hal Yang Penting
Di era digitalisasi saat ini, seringkali kita kewalahan karena banyak hal yang terjadi di media sosial. Agar kesehatan mental kamu tetap terjaga, tetapkan tujuan yang sudah kamu buat, dan prioritaskan hal-hal yang penting. Dengan memprioritaskan hal penting, kamu akan jarang sekali buka atau check media sosial.
Pergi Keluar Rumah
media sosial sudah menjadi gaya hidup atau kebutuhan setiap orang, apalagi semua dimudahkan. Seperti memesan makanan, mencari informasi, sampai layanan taksi online. Tapi, jika kamu ingin istirahat sejenak, kamu bisa keluar rumah dengan tenang, dan berjalan-jalan tanpa posting media sosial.
Manjakan Diri
Salah satu cara yang paling ampuh untuk detoks dari media sosial adalah, dengan memanjakan diri kamu lewat kegiatan positif. Mulai dari perawatan diri, membaca buku, mendengarkan musik, atau mandi dalam waktu yang lama. Karena memanjakan diri sangat membantu kamu untuk menenangkan diri, serta relaksasi diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan