Suara.com - Seorang dokter dari sebuah klinik swasta baru saja ditangkap setelah klinik tersebut diketahui menjual sertifikat vaksinasi palsu.
Dokter di Malaysia itu dilaporkan karena menjual sertifikat vaksinasi palsu seharga Rp8,5 Juta pada para antivaksin. Sehingga mereka bisa mendapatkan sertifikasi vaksinasi di MySejahtera tanpa perlu disuntik.
Berdasarkan laporan laman Facebook Polis Terengganu, Badan Reserse Kriminal Komersial (JSJK) Terengganu telah menggerebek klinik swasta di Marang.
Mereka menangkap praktisi medis berusia 51 tahun itu setelah ia dicurigai memberikan sertifikat vaksin palsu kepada pelanggan Rp 1,3 juta hingga 1,7 juta.
Transaksi ini diyakini dilakukan secara online, karena beberapa pelanggan berasal dari luar Terengganu. Pelanggan dipahami sebagai mereka yang menolak untuk mengambil vaksin, tetapi memerlukan sertifikat untuk pergerakan dan perjalanan.
Kapolres Terengganu, DCP Dato’ Rohaimi Bin Md Isa, sejak itu memperingatkan siapa pun yang mengeluarkan sertifikat vaksin palsu kepada pelanggan untuk mencari untung, untuk menghentikan tindakan tidak etis ini karena PDRM akan terus memburu mereka.
Masyarakat umum juga dihimbau untuk menyalurkan informasi tentang kegiatan ini kepada pemerintah setempat.
Sungguh menyedihkan mendengar bahwa seorang dokter melakukan tindakan yang tidak etis demi keuntungan.
Baca Juga: Badan POM Beri Izin EUA 5 Vaksin Covid-19 untuk Booster
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
Terkini
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan