Suara.com - Kekebalan tubuh yang kuat sangat penting di masa pandemi virus corona Covid-19. Apalagi sekarang ini varian Omicron menyebar cukup cepat.
Kekebalan tubuh yang kuat ini bisa diperoleh dari aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan rutin hingga membuat ramuan herbal.
Ada banyak rempah-rempah yang bipercaya bisa diolah sebagai ramuan untuk memperkuat kekebalan tubuh, seperti lada hitam, kayu manis, jinten, kapulaga dan cengkeh.
Semua rempah-rempah itu memiliki banyak manfaat kesehatan. Khususnya lada hitam, bumbu dapur ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang paling umum digunakan untuk masak.
Lada hitam memiliki sifat antiinflamasi yang mengendalikan penyakit, seperti radang sendi, penyakit kulit dan mengatur kadar glukosa darah dan kolesterol.
Bumbu dapur ini juga dipercaya mampu meningkatkan penyerapan nutrisi dan meningkatkan kesehatan usus.
Anda bisa menambahkan lada hitam dalam makanan sehari-hari. Bahkan, Anda juga bisa menambahkannya ke dalam minuman hangat, seperti teh atau kopi.
Sementara itu dilansir dari Times of India, cengkeh yang aromatik juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Cengkeh juga kaya vitamin K, mangan dan serat yang bisa dimasukkan ke dalam makanan.
Cengkeh memiliki sifat antioksidan yang terbukri efektif melawan kanker. Selain itu, cengkeh juga mneingkatkan kesehatan tulang dan kadar glukosa dalam darah.
Baca Juga: Siapa Saja Penerima Vaksin Booster Gratis Mulai 12 Januari?
Anda bisa menambahkan cengkeh ke sejumlah olahan sayuran dan kari akan membantu menambah aroma dan rasa. Anda juga bisa menambahkan cengkeh ke dalam air mendidih untuk membuat teh hangat.
Cara lain mengonsumsi cengkeh adalah membuat minuman detoks di mana rempah-rempah, sepert cengkeh dan lainnya bisa ditambahkan dalam makanan atau minum.
Anda cukup minum dua siung cengkeh dengan madu di pagi hari yang bisa membantu membangun sistem kekebalan tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi