Suara.com - Vaksin booster Covid-19 atau vaksinasi dosis ketiga bagi masyarakat umum akan mulai diberikan pada 12 Januari 2022. Diketahui, pemberian vaksin booster kepada masyarakat ini dilakukan setelah pemerintah menerima masukan dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Lantas, siapa penerima vaksin booster gratis?
Kabarnya, masyarakat golongan lansia yang akan didahulukan menjadi penerima vaksin booster gratis karena rentan paparan Covid-19. Hal ini sempat diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga sempat mengatakan, bahwa penerima vaksin booster gratis ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan. Selain lansia, siapa penerima vaksin booster gratis?
Luhut mengungkapkan, bahwa kebijakan tersebut menjadi salah satu dari sejumlah langkah pemerintah antisipasi dalam merespon merebaknya varian Omicron di sejumlah negara.
Masyarakat penerima vaksin booster gratis diperkirakan ada 100 juta orang. Seperti dikatakan oleh Wakil Menteri Kesehatan RI dr Dante Saksono Harbuwono, vaksin booster gratis akan diberikan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori PBI, sementara yang non PBI akan mendapatkan vaksin booster dengan berbayar. Berkaitan dengan PBI dan Non PBI, hal itu adalah kelompok dalam peserta Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan).
Dikutip dari laman jkn.kemkes.go.id, yang termasuk dalam PBI Jaminan kesehatan yaitu fakir miskin dan orang tidak mampu yang ditetapkan oleh Pemerintah dan diatur melalui Peraturan Pemerintah.
Berikut data golong terperinci bagi masyarakat penerima vaksin booster gratis:
- Tenaga Medis
- Kaum Lansia
- Masyarakat yang memiliki kekebalan tubuh rendah
- Pasien sedang menjalani terapi kanker
- Masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Untuk mengetahui apakah Anda termasuk PBI atau tidak, Anda bisa mengecek di akun BPJS Kesehatan, dengan syarat sudah pernah mendaftar BPJS Kesehatan.
Setiap peserta bisa mengecek kepesertaan PBI melalui 4 cara yaitu melalui situs BPJS Checking, Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile, Chat Assistant dan Voice Interaktif, dan mengunjungi petugas BPJS Kesehatan.
Baca Juga: Perbanyak Makan Protein Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Panduannya!
Sementara itu, untuk vaksinasi booster mandiri adalah vaksinasi yang berbayar dan ditujukan pada mereka yang berusia di atas 18 tahun di luar kriteria lansia dan PBI. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi menyampaikan, bahwa perkiraan biaya vaksin booster sekitar Rp 300.000.
Itulah penjelasan mengenai penerima vaksin booster gratis dari pemerintah. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Pemerintah Harus Waspada, Survei Indikator: Banyak Warga Tak Mau Disuntik Vaksin Booster
-
Demi Keadilan, Pemerintah Didesak Tunda dan Gratiskan Vaksin Booster
-
FDA Mengurangi Masa Tunggu Vaksin Booster Moderna Menjadi Lima Minggu
-
Syarat dan Kriteria Penerima Vaksin Booster Gratis Mulai 12 Januari 2022
-
Vaksin Booster untuk Anak Usia 12-15 Tahun, Ahli Sebut Vaksin Pfizer Paling Cocok
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan