Suara.com - Ada banyak penyebab hidung tersumbat, di antaranya rhinitis (radang selaput hidung karena penyebab alergi atau non-alergi), infeksi saluran pernapasan atas (misalnya pilek, flu), infeksi sinus, hingga polip hidung.
Pada orang yang mengidap alergi, hidung tersumbat juga bisa dipicu dari lingkungan dan makanan, termasuk asap, parfum, bahan kimia, perubahan suhu atau kelembaban, makanan pedas, dan konsumsi alkohol.
Lalu, mengapa hidung tersumbat kerap terjadi di malam hari, menjelang kita tidur?
Dilansir dari TM Physician Network, ketika seseorang berbaring di malam hari, ada lebih banyak darah yang mengalir ke kepala, yang menyebabkan peningkatan cairan pada lapisan hidung. Posisi berbaring datar juga menghambat sinus dan drainase hidung yang bergantung pada gravitasi, dan ini dapat memperburuk hidung tersumbat.
Pada orang dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD), posisi berbaring dapat meningkatkan refluks asam, yang dapat mengiritasi lapisan hidung dan sinus, yang kemudian meningkatkan hidung tersumbat.
Jika seseorang memiliki alergi tungau debu, kontak dekat dengan bahan tempat tidur (tempat tungau debu sering berada) selama tidur dapat menyebabkan hidung tersumbat karena alergi.
Lalu, bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat di malam hari, agar tidur Anda tidak terganggu? Ini dia 9 cara yang bisa dilakukan:
- Jaga agar kepala tetap tinggi dengan meletakkan beberapa bantal. Ini akan mengurangi aliran darah ke kepala dan meningkatkan drainase sinus yang bergantung pada gravitasi.
- Minum obat alergi topikal atau oral sebelum tidur untuk membantu mengurangi hidung tersumbat saat tidur.
- Gunakan semprotan hidung untuk melembabkan lapisan hidung dan membuat lendir lebih cair.
- Tempatkan pelembab udara di kamar.
- Gunakan pembersih udara dengan filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA) yang dapat mengurangi jumlah alergen di udara.
- Hindari konsumsi alkohol sebelum tidur. Alkohol melebarkan pembuluh darah dan dapat meningkatkan hidung tersumbat.
- Gunakan penutup tempat tidur jika Anda memiliki alergi tungau debu. Selimut akan meminimalkan paparan alergen tungau debu.
- Kenakan strip hidung saat tidur untuk membuka saluran hidung dan melegakan pernapasan.
- Minum banyak cairan. Hidrasi yang baik membantu menjaga lapisan hidung tetap lembab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?