Suara.com - Bekerja di depan layar komputer atau laptop dan merasakan leher kaku tentunya membuat tidak nyaman. Leher Anda terasa kencang, tegang, dan menyakitkan. Bahkan, untuk menggerakkannya dari sisi ke sisi atau ke atas dan ke bawah juga sulit. Penting untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi leher kaku.
Biasanya, leher kaku disebabkan oleh ketegangan pada jaringan lunak leher Anda, tetapi ini bisa menjadi gejala dari banyak masalah dan tidak boleh diabaikan.
Untuk lebih jelasnya, mari perhatikan di bawah ini penyebab leher kaku yang dilansir dari situs Everyday Health, Rabu (19/1/2022).
1. Cedera
Jika Anda mengalami kecelakaan yang menyebabkan kepala Anda tersentak keras, Anda mungkin telah melukai otot dan mungkin ligamen di leher Anda, sehingga dapat menyebabkan kekakuan.
2. Osteoartritis
Ini adalah kondisi yang diakibatkan oleh keausan sendi dan sering terjadi seiring bertambahnya usia. Ini dapat menyebabkan kekakuan dan gerakan terbatas di berbagai sendi, termasuk leher Anda.
3. Radang sendi
Gangguan autoimun ini memengaruhi persendian Anda, dan dapat merusak persendian di leher Anda. Kerusakan ini dapat menyebabkan nyeri dan kekakuan leher yang parah, biasanya di bagian atas leher Anda.
Baca Juga: Berapa Biaya Operasi Saraf Kejepit di Eka Hospital?
Saraf terjepit mungkin disebabkan oleh radang sendi, penyempitan kanal tulang belakang, atau herniasi diskus. Jika Anda memiliki saraf terjepit, Anda mungkin mengalami kekakuan leher yang terkadang menjalar ke lengan dan mungkin kaki Anda.
5. Stres emosional
Saat Anda sedang stres, otot Anda bisa menjadi tegang. Biasanya, kondisi leher kaku menjadi semacam petanda awal bahwa Anda sedang stres. Oleh karena itu, usahakan agar bisa mengendalikan stres.
Selain beberapa penyebab yang sudah disebutkan di atas, ada juga penyebab lainnya seperti firomyalgia, otot tegang, meningitis, dan infeksi lainnya.
Cara Mengatasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?