Suara.com - Tinggal di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia membuat penyakit yang mengganggu kesehatan kulit lazim dialami masyarakat, termasuk kulit kering.
Penyebab kulit kering biasanya memang bukan masalah kesehatan serius. Namun pada beberapa orang, memiliki kulit kering bisa membuatnya percaya diri.
Cuaca memang memegang peranan paling besar dalam menyebabkan kulit kering. Cuaca panas dan lembap misalnya, bisa membuat kulit kering.
Mengutip Mayo Clinic, kulit kering seringkali bersifat sementara. Namun biasanya kulit kering tergantung pada usia seseorang, riwayat kesehatannya, tempat tinggalnya, dan berapa lama waktu yang dihabiskan di luar ruang.
Ada beberapa gejala terjadinya kulit kering, antara lain kulit terasa kasar, kulit menjadi gatal, kulit mengelupas, kulit retak dan memiliki garis halus, hingga kulit kemerahan.
Apa Saja Penyebab Kulit Kering?
Kulit kering sering dikaitkan karena pengaruh lingkungan luar. Karena itu, menjaga kesehatan kulit saat pergi ke luar rumah merupakan hal utama.
Cuaca: Kulit cenderung kering saat musim dingin, pada saat suhu dan tingkat kelembapan cenderung menurun.
Cuaca panas: Penyebab kulit kering terjadi karena adanya paparan pemanas sentral, tungku pembakaran kayu, dan pemanas ruangan. Tentunya, paparan panas dapat mengurangi kelembapan kulit.
Baca Juga: Tak Bisa Mencari Ikan ke Tengah Laut karena Cuaca Buruk, Pendapatan Nelayan Pangandaran Turun
Mandi air panas: Mandi air panas atau berendam dalam jangka waktu yang lama membuat kulit Anda kering. Begitu juga dengan sering berenang, terutama di kolam yang mengandung banyak klorin.
Penggunaan sabun dan deterjen yang keras: Banyak sabun, deterjen, dan sampo populer yang dapat menghilangkan kelembapan kulit. Namun, tidak semua kandungannya cocok. Maka tak heran, saat kandungannya tidak cocok, kulit mengalami kekeringan hingga kemerahan.
Masalah kulit: Kulit kering terjadi pada seorang yang memiliki masalah kondisi kulit, yaitu dermatitis atopic atau psoriasis. Kedua penyebab inilah yang membuat kulit seseorang kering, bahkan ditandai kemerah-merahan.
Meski penyebabnya bikin tidak nyaman, namun jangan khawatir. Anda bisa mencegahnya dengan empat cara ini.
- Gunakan pelembab kulit.
- Batasi paparan air, usahakan mandi tidak lebih dari sekali sehari.
- Hindari sabun cuci sementara. Atau biar aman, Anda bisa coba krim pembersih, pembersih kulit lembut, atau shower gel.
- Tutupi kulit Anda dengan masker, topi dan sarung tangan pada saat musim dingin dan berangin.
Berita Terkait
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Atap Stadion Pakansari Rusak Dihantam Angin Kencang
-
6 Fakta Amuk Angin Kencang di Cibinong, Warga Histeris Lihat Atap Pakansari Berterbangan
-
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jabodetabek Hari Ini, Siap-Siap Hujan Lebat dan Angin Kencang!
-
4 Serum Korea Diperkaya Propolis Atasi Jerawat, Iritasi, dan Kulit Kering
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa