Suara.com - Putri Nurul Arifin dan Mayoong Suryo Laksono, Maura Magnalia ditemukan meninggal tergeletak di meja makan. Ia meninggal sekitar pukul 02.00 WIB saat seluruh keluarganya tertidur pulas.
Sementara itu, asisten rumah rumah tangga yang mendapati Maura tak bernyawa pada pukul 04.30 WIB. Nurul sendiri mengungkapkan bahwa Maura Magnalia meninggal karena penyakit jantung.
Dalam peristiwa serangan jantung, penanganan yang cepat dan tepat menjadi kunci bagi pertolongan. Umumnya dikenal dengan istilah golden hour atau golden periode, yakni waktu krusial pertolongan serangan jantung.
Dikutip dari situs Sakra World Hospital. tindakan yang tepat dalam 60 menit pertama serangan jantung dapat membalikkan efeknya. Konsep ini sangat penting untuk dipahami karena sebagian besar kematian dan serangan jantung terjadi selama periode ini.
Namun, jika orang tersebut mencapai rumah sakit dan dirawat dalam periode ini, dia dapat mengharapkan pemulihan yang hampir sempurna.
Golden Hour adalah jendela peluang yang berdampak pada kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasien setelah serangan jantung. Ini karena otot jantung mulai mati dalam waktu 80-90 menit setelah berhenti mendapatkan darah, dan dalam waktu enam jam, hampir semua bagian jantung yang terkena bisa rusak permanen.
Jadi, semakin cepat aliran darah normal terbentuk kembali, semakin sedikit kerusakan pada jantung.
Untuk mengurangi kerusakan, penting untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin. Selain akibat dari kerusakan otot jantung, pembunuh paling umum pada periode awal adalah irama jantung abnormal yang disebut takikardia ventrikel dan fibrilasi ventrikel di mana otot-otot jantung berkontraksi dengan cepat, tetapi tidak terjadi pemompaan darah yang efektif dari jantung.
Inilah sebabnya mengapa begitu orang tersebut mencapai fasilitas medis (ambulans atau rumah sakit), mereka segera dipasang pada monitor EKG untuk menilai irama jantung sehingga mereka dapat diberikan perawatan segera jika terjadi irama yang tidak normal, yang dapat memberikan kejutan. (Cardioversion) atau pemberian obat-obatan tertentu.
Baca Juga: Cara Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Lalukan 6 Hal Ini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026