Suara.com - Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa varian Omicron bukanlah varian virus corona yang akan menjadi akhir pandemi.
Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa akan lebih banyak varian virus corona yang bermunculan dan lebih berbahaya dari varian Omicron.
Tetapi, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi virus corona Covid-19 bisa saja berakhir bila beberapa target utama terpenuhi di tengah penyebaran varian Omicron.
Tedros memaparkan serangkaian pencapaian dan keprihatinan dalam kesehatan global atas isu-isu, seperti pengurangan penggunaan tembakau, memerangi resistensi terhadap perawatan anti-mikroba, dan risiko perubahan iklim terhadap kesehatan manusia.
Tapi, Tedros mengatakan bahwa mengakhiri fase akut pandemi virus corona Covid-19 harus tetap harus menjadi prioritas.
“Ada skenario berbeda tentang bagaimana pandemi bisa terjadi dan bagaimana fase akut bisa berakhir. Tapi, cukup berbahaya untuk berasumsi bahwa varian Omicron akan menjadi varian virus corona terakhir," kata Tedros dikutip dari PBS.
Sebaliknya, Tedros mengatakan mungkin masih banyak lagi varian virus corona yang akan bermunculan.
Tapi, ia bersikeras bahwa pandemi virus corona Covid-19 akan berakhir. Salah satu caranya, WHO menyarankan memvaksinasi 70 persen populasi setiap negara pada pertengahan tahun 2022 ini.
Selain itu, ahli juga perlu fokus pada orang-orang yang berada pada risiko tertinggi terinfeksi virus corona serta meningkatkan tingkat pengujian dan pengurutannya untuk melacak virus corona dan variannya yang bermunculan.
Baca Juga: Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?
Menurut penelitian, varian Omicron cenderung menyebabkan penyakit parah daripada varian Delta sebelumnya.
Karena, varian Omicron menyebar lebih mudah dibandingkan varian virus corona sebelumnya dan sudah menjadi dominan di sejumlah negara.
Varian baru ini juga lebih mudah menginfeksi mereka yang sudah vaksinasi atau telah terinfeksi virus corona Covid-19 sebelumnya.
"Benar bahwa nantinya kita akan hidup berdampingan dengan virus corona Covid-19, tetapi bukan berarti kita bisa menyepelekan varian virus corona ini," kata Tedros.
Kepala WHO wilayah Eropa, Dr. Hans Kluge justru mengatakan bahwa varian Omicron akan menawarkan sebuah harapan baru untuk stabilisasi dan normalisasi.
Tetapi, hal ini masih perlu ditimbang ulang, meskipun varian Omicron ini telah terbukti hanya menyebabkan infeksi ringan walaupun lebih menular.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah