Suara.com - Jerman kembali memecahkan rekor kasus baru COVID-19 dalam sehari, setelah melaporkan adanya 200.000 orang yang positif terinfeksi virus Corona.
Institut Robert Koch untuk penyakit menular melaporkan 203.136 kasus positif dalam sehari, lebih banyak 69.600 kasus dibanding periode yang sama pekan lalu.
Peristiwa infeksi tujuh hari per 100.000 penduduk naik dari 941 sehari sebelum menjadi 1.017 kasus. Sementara 188 pasien lainnya meninggal, sehingga secara keseluruhan berjumlah 117.314 orang.
Anggota dewan pada Rabu memperdebatkan soal vaksinasi COVID-19 wajib, saat pengunjuk rasa berkumpul di depan gedung parlemen.
Sekitar 75 persen populasi Jerman sudah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 - di bawah angka negara Eropa barat seperti Prancis, Italia atau Spanyol yang melaporkan masing-masing 80, 83 dan 86 persen.
Kanselir Olaf Scholz mendukung vaksinasi wajib untuk kalangan usia 18 tahun ke atas. Namun, koalisi pemerintah terpecah belah dalam menyikapi isu tersebut.
Scholz juga mengatakan kepada anggota dewan agar mereka memilih kebijakan sesuai hati nurani.
Sementara negara tetangga Jerman, Polandia, juga melaporkan kenaikan kasus Covid-19. Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak pada Kamis mencuit di Twiiter bahwa dirinya positif terinfeksi COVID-19, saat varian Omicron mendominasi negara tersebut dan ketegangan antara negara tetangganya Ukraina dan Rusia memanas.
"Saya baik-baik saja dan akan tetap bertugas selama menjalani isolasi," tulis pria berusia 52 tahun tersebut.
Polandia mencetak rekor 57.659 kasus harian COVID-19 pada Kamis.
Otoritas menyebutkan bahwa gelombang terkini akan menyebabkan lonjakan kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya di Polandia. Menurutnya, perkiraan puncak berkisar 60.000 hingga 140.000 kasus per hari. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kevin Diks Tembus Team of the Week Bundesliga Sejajar Harry Kane
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Pilar Jerman U-17 Ini Ternyata Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital