Suara.com - Para dokter dibuat takjub dengan kesehatan seorang lelaki 87 tahun asal Iran yang tidak pernah mandi dalam hampir 70 tahun. Selama ini, pria lanjut usia bernama Amou Haji ini hidup di jalanan.
Amou Haji pertama kali viral ketika 2014 silam, ketika ia dijuluki sebagai 'pria paling kotor di dunia'. lapor Oddity Central.
Ia tinggal di sebuah desa kecil di provinsi Fars, Iran Selatan, dan bertahan hidup di jalanan serta dengan air kotor. Bahkan, Haji berpikir bahwa mandi justru akan membuatnya sakit.
Di usianya yang baru 80 tahun pada saat itu, Haji tampak memiliki kesehatan yang baik secara keseluruhan meski kebersihan dan kondisinya hidupnya dipertanyakan.
Hingga kini, tampaknya tidak banyak yang berubah. Sebab, sekelompok dokter baru-baru ini melakukan serangkaian tes pada Haji dan hasilnya menunjukkan kondisi kesehatannya sangat baik.
Tim dokter ini dipimpin oleh profesor parasitologi, Gholamreza Molavi, dari Sekolah Kesehatan Masyarakat di Teheran. Mereka mengunjungi Amou Haji di desa Dejgah.
Mereka meyakinkan Haji untuk mengizinkan menjalankan beberapa tes kesehatan, yang di antaranya termasuk tes untuk berbagai jenis hepatitis, AIDS, serta parasit.
Molavi dan rekannya sangat tertarik untuk menemukan dan mempelajari parasit serta bakteri yang mungkin berkembang di tubuh Haji. Tetapi mereka terkeut ketika tidak menemukan bakteri penyebab penyakit, kecuali Trichinosis.
Trichinosis atau trichinellosis merupakan infeksi parasit akibat masuknya cacing gelang Trichinella ke dalam tubuh manusia.
Baca Juga: Ciut saat ke Rumah Mewah Momo eks Geisha, Raffi Ahmad Buka Sepatu Takut Bikin Kotor
Cacing ini dapat ditemukan pada hewan liar pemakan daging, seperti anjing, kuda, atau babi. Umumnya, infeksi parasit ini akan memengaruhi sistem pencernaan.
Namun pada Haji, infeksinya diduga tidak menimbulkan gejala apa pun.
Temuan itu sangat mengejutkan, mengingat Haji sering memakan daging hewan mentah, seperti landak atau kelinci, meminum genangan air menggunakan kaleng berkarat, dan merokok kotoran hewan yang kering ketika ia tidak punya tembakau.
Menurut Molavi, penjelasan paling logis untuk kesehatan Haji adalah pria 87 tahun itu telah mengembangkan sistem kekebalan yang sangat kuat selama puluhan tahun.
Meski begitu, Haji mengalami pelecehan fisik dari banyak orang karena pilihan gaya hidupnya. Hal itu membuat gubernur setempat mengimbau masyarakat untuk tidak menganggu karena pria lansia itu tidak pernah menyakiti siapa pun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat