Suara.com - Menjadi salah satu keluhan kesehatan pencernaan yang paling sering dialami masyarakat, diare memang cukup menyebalkan. Namun kini rasa tak nyaman yang ada di area perut sudah bisa ditangani dengan mudah, menggunakan obat diare herbal dan obat pabrikan.
Yap, sederet obat diare dan bahan alami bisa jadi solusi atas keluhan kesehatan pencernaan ini. Tentu saja, kami ingatkan untuk tetap memperhatikan rekomendasi dari dokter dan melakukan konsultasi intensif, sehingga didapatkan diagnosis terbaik dan obat paling tepat.
Beberapa opsi obat diare yang bisa Anda jadikan acuan, bisa dilihat di daftar berikut ini.
Obat Diare Pabrikan yang Bisa Ditemukan Di Apotik
Obat diare yang bisa ditemukan di apotek sebenarnya cukup banyak. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi secara singkat pada apoteker yang berjaga dan melayani di sana, terkait obat apa yang kira-kira paling efektif untuk keluhan diare yang kamu miliki.
Beberapa diantaranya, yang mungkin paling populer, adalah sebagai berikut.
- Diapet NR
- Oralit
- Diatabs
- Imodium
- Inamid
- Norit
- Tay Pin San
- Neo Kaolana Syrup
- Guanistrep Syrup
- Neo Entrostop
- Diardis
Obat-obat ini sebenarnya termasuk obat ringan yang tidak perlu resep dokter. Namun pada skenario Anda memiliki alergi pada kandungan tertentu, sebaiknya tanyakan pada apoteker yang bertugas dan sampaikan alergi yang Anda miliki.
Obat Diare Alami dari Bahan Herbal
Selain obat-obatan pabrik, Anda juga bisa mengandalkan obat-obatan atau cara alami untuk mengatasi diare. Berikut beberapa hal yang bisa dicoba untuk mengobati diare.
Baca Juga: Alergi Telur: Ketahui Gejala, Penyebab, dan Waktu yang Tepat ke Dokter
- Konsumsi buah pisang
- Perbanyak asupan cairan, buat oralit jika diperlukan
- Konsumsi yogurt
- Konsumsi kentang
- Konsumsi wortel
- Konsumsi makanan mengandung gandum
- Minum teh jahe
- Daging-dagingan
- Jus buah segar
Pada dasarnya, ‘obat alami’ yang digunakan untuk diare sendiri mengacu pada makanan sehat yang dapat menyuplai cairan dalam tubuh, sekaligus membantu menenangkan perut. Di waktu yang sama, makanan dan minuman ini juga bertujuan agar feses yang keluar lebih padat, sehingga diare lekas reda.
Itu tadi beberapa obat diare yang bisa Anda jadikan referensi. Jangan lupa, konsultasikan dengan dokter terkait obat yang akan Anda pilih, dan dapatkan rekomendasi terbaik untuk obat-obatan guna meredakan diare ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya