Suara.com - Banyak orang berjuang mengatasi insomnia kronis. Bahkan, jumlah orang yang mengonsumsi obat tidur untuk mengatasi masalah ini meningkat seiring bertambahnya usia dan pendidikan.
Anda mungkin bingung dengan penyebab insomnia atau kesulitan tidur, meskipun sudah melakukan segala cara agar lebih cepat tertidur.
Hal ini tidak hanya dipengaruhi oleh hal-hal yang dipikirkan. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa penyebab seseorang sering insomnia.
1. Tempat tidur sintetis
Tempat tidur yang terbuat dari bahan alami lebih sejuk dan memberikan sirkulasi udara yang lebih baik. Selain itu, tempat tidur ini juga menyerap kelembapan dengan lebih baik.
Sebaliknya, tempat tidur sintetis memerangkap panas dan bisa menjadi penyebab keringat malam. Hal inilah yang membuat Anda kesulitan tidur sepanjang malam dan mengalami iritasi akibat kain sintetis.
2. Minyak atsiri
Meskipun beberapa minyak esensial membantu kita menenangkan diri, seperti lavender. Ada pula minyak essensial lainnya yang berdampak sebaliknya.
Minyak esensial jeruk dapat membuat Anda tetap terjaga di malam hari. Selain itu, beberapa minyak dapat menyebabkan luka bakar. Hal ini perlu diwaspadai bagi Anda yang sudah menggunakannya pada bantal.
Baca Juga: Gresik Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Corona di Gelombang Tiga Pandemi Covid-19 Ini
Minyak essensial juga bisa mengganggu hormon, padahal siklus tidur yang terganggu dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon.
3. Masalah tiroid
Mereka yang memiliki masalah tiroid cenderung menderita sleep apnea (jeda pernapasan). Kondisi ini dapat menyebabkan Anda terbangun secara teratur.
Jadi setelah tidur malam, Anda mungkin merasa lelah alih-alih berenergi. Disfungsi tiroid juga sering menyebabkan gangguan ritme sirkadian.
4. Kekurangan magnesium
Magnesium adalah elemen penting yang mempengaruhi kemampuan Anda untuk tidur. Jika tubuh Anda kekurangan nutrisi, Anda mungkin akan kesulitan untuk rileks.
Selain itu, otot berkedut atau sindrom kaki gelisah juga disebabkan oleh kadar magnesium yang rendah.
5. Tanaman
Anda harus berhati-hati saat meletakkan tanaman di kamar tidur. Beberapa tanaman hias bisa beracun bagi manusia.
Jika Anda menderita asma, beberapa tanaman mungkin memicu kondisi tersebut jika Anda alergi terhadapnya.
Selain itu, jamur atau bakteri lain di tanah dapat memperburuk kualitas tidur Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi