Suara.com - Ada sejumlah anggapan dan bukti bahwa seseorang bisa terkinfeksi Covid-19 dua kali. Situasi tersebut kerap dikenal dengan istilah reinfeksi.
Tapi bagaimana dengan omicron? Bisakah seorang terinfeksin omicron dua kali.
Dilansir dari Fortune, para ilmuwan memperingatkan bahwa infeksi ulang seperti itu jarang terjadi, terutama dalam waktu singkat. Namun, kebijakan yang semakin melonggarkan pembtasan bisa berpotensi membuat omicron kembali menginfeki pasien Covid-19 yang telah sembuh. Termasuk juga dengan jarak durasi reinfeksi tersebut.
“Orang-orang segera terinfeksi kembali setelah infeksi Omicron,” Yaneer Bar-Yam, presiden Institut Sistem Kompleks New England, menulis di Twitter. Yaneer menunjuk pada bukti anekdot dari kasus infeksi ulang dan studi medis pracetak baru yang menunjukkan bahwa kekebalan dari infeksi Omicron mungkin tidak sekuat kekebalan dari varian lain seperti Delta.
Tetapi para ilmuwan percaya bahwa infeksi ulang dapat terjadi pada tingkat yang lebih tinggi ketika orang memiliki kasus tanpa gejala atau ringan pada infeksi Omicron pertama mereka.
“Ya, Anda bisa mendapatkan Omicron dua kali,” Stanley Weiss, seorang ahli epidemiologi di Rutgers School of Public Health, mengatakan kepada Yahoo, mengutip diskusi dengan rekan-rekannya di Afrika Selatan. “Jika Anda mengalami infeksi ringan, tidak mendapatkan respons kekebalan yang sangat baik, dan Anda terpapar lagi dengan virus dalam dosis besar, itu pasti mungkin,” katanya.
Pada akhir Januari, Dr. Anthony Fauci, kepala penasihat medis Gedung Putih, mengakui bahwa meskipun mungkin, infeksi ulang dengan varian yang sama sangat jarang terjadi.
“Tentu, ada infeksi ulang. Tetapi kecil kemungkinannya jika Anda meningkatkan respons imun yang baik—setidaknya selama beberapa bulan—sangat tidak mungkin Anda akan terinfeksi ulang dengan varian yang sama,” kata Fauci kepada wartawan.
Data juga menunjukkan bahwa infeksi ulang Covid-19 umumnya ringan, apa pun jenisnya. Pada bulan Desember, para peneliti di Qatar menemukan bahwa mereka yang terinfeksi ulang dengan varian COVID-19 apa pun memiliki kemungkinan 90% lebih kecil untuk dirawat di rumah sakit daripada orang dengan infeksi pertama mereka.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Amerika Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak 5-11 Tahun
Tetapi tidak jelas seberapa cepat orang dapat terinfeksi dengan subvarian Omicron BA.2, sepupu dari strain BA.1 asli Omicron, setelah tertular BA.1.
Di Israel, para peneliti baru-baru ini menemukan segelintir individu yang tampaknya tertular strain BA.2 Omicron setelah terinfeksi BA.1.
"Kami [telah] menerima beberapa ... laporan bahwa dalam kejadian yang sangat jarang sejauh ini, orang yang ... terinfeksi Omicron juga bisa ... terinfeksi BA.2," profesor Cyrille Cohen, kepala laboratorium imunoterapi di Universitas Bar-Ilan Israel , memberi tahu stasiun berita i24 Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker