Suara.com - Imunisasi bagi anak juga orang dewasa makin penting dilakukan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Tetapi, lantaran vaksin Covid-19 masih diperuntukkan orang berusia 6 tahun ke atas, anak umur 5 tahun ke bawah perlu dilengkapi imunisasi rutinnya.
Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi-Maluku Henky Widjaja, PhD., mengatakan bahwa dengan melengkapi imunisasi rutin, sebenarnya bisa melindungi anak dari risiko perburukan Covid-19 apabila terinfeksi.
"Imunisasi penting sekali untuk kondisi sekarang. Kita tahu banyak sekali penyakit di dunia, kita bersyukur sebagian besar penyakit sudah bisa dicegah dengan vaksin sejak usia dini. Ada 26 jenis vaksin dan beberapa sudah jadi imunisasi rutin dari pemerintah, gratis. Itu efektif untuk mencegah banyak penyakit. Bahkan yang kemudian bisa berkaitan dengan covid," kata Henky dalam siaran langsung Instagram bersama Radio Al-Markaz Makassar, Minggu (6/3/2022).
Ia mencontohkan, imunisasi BCG yang disuntikkan sejak bayi baru lahir, fungsi utamanya memang mencegah dari penyakit tuberkulosis. Artinya, dapat melindungi paru-paru dari serangan infeksi bakteri maupun virus, seperti Covid-19.
Henky menambahkan, anak dengan imunisasi lengkap akan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat. Sehingga jarang sakit ataupun mengidap penyakit. Diketahui bahwa infeksi Covid-19 midah memburuk pada orang yang memiliki komorbid.
"Kita bicara komorbid hanya bicara darah tinggi, diabetes, tanpa bicarakan kalau angka kematian anak juga tinggi karena covid. Pada kasus kematian anak, selain karena covid itu juga karena penyakit bawaan. Sangat disayangkan saat awal pandemi ada penurunan imunisasi dan (peningkatan anak) meninggal," tuturnya.
Ia menekankan bahwa dengan imunisasi anak bisa terlindungi dari banyak oenyakit berbahaya.
"Beberapa penyakit serius seperti diabetes bisa dicegah dengan imunisasi polio, campak. BCG TB kalau anak kena risikonya juga besar kalau kena covid," pungkasnya.
Baca Juga: Tingkat Keterisian di Bawah 30 Persen, Kulon Progo Pastikan Ketersediaan RS dan Oksigen Aman
Berita Terkait
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh