Suara.com - Belum semua negara melaporkan penurunan kasus COVID-19 akibat varian Omicron yang merajalela.
Inilah alasannya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat meminta warga AS tidak berkunjung ke Hong Kong, Selandia Baru, dan Thailand karena kasus COVID-19.
CDC meningkatkan rekomendasi perjalanan ke "Level Empat: Sangat Tinggi" atas tiga negara tujuan itu.
Secara keseluruhan, ada 135 negara dan wilayah yang disebutkan CDC untuk dihindari warga AS.
CDC memasukkan 35 lagi tujuan ke "Level 3: Tinggi" dan merekomendasikan warga Amerika yang tidak divaksin anti COVID-19 untuk tidak bepergian.
Lembaga itu pada juga menurunkan enam tujuan, yaitu Anguilla, Tanjung Verde, Fiji, Meksiko, Filipina, dan Uni Emirat Arab, ke Level 3.
Sebanyak 29 tujuan berada di "Level 2: Sedang" atau "Level 1: Rendah."
Hong Kong pada Senin melaporkan 25.150 infeksi baru virus corona serta 280 kematian saat pihak berwenang bergulat membendung gelombang COVID-19 yang memburuk.
Gelombang tersebut telah berdampak pada ratusan panti wreda serta para warga lansia yang tidak divaksin.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 8 Maret: Positif 3.569, Sembuh 4.213, Meninggal 24
Hong Kong pada 2021 berhasil mengendalikan virus corona, namun infeksi COVID-19 belakangan ini telah melonjak menjadi total sekitar 500.000 kasus.
Sebagian besar dari 2.200 kematian di kota yang dikendalikan China itu terjadi dalam dua pekan terakhir ini. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Media Thailand Ungkit Skandal yang Libatkan Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Pantau Saham AS dan Kripto Kini Bisa Lebih Mudah
-
Prabowo Serahkan Bonus Rp465,25 Miliar untuk Atlet SEA Games 2025 di Istana Negara
-
Sabida Thaiseth, Muslimah Pertama di Kabinet Thailand yang Mengusung Wajah Baru Kebudayaan
-
Batal Hadapi Timnas Indonesia, Finlandia Tampil di FIFA Series Selandia Baru
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan