Suara.com - Tanda jaga jarak untuk pembatasan Covid-19 di kursi KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta - Solo mulai dilepas sejak 8 Maret 2022.
VP Corporate Secretary PT KCI Anne Purba menjelaskan hal itu dilakukan karena KRL kini sudah boleh beroperasi dengan kapasitas 60 persen, sebelumnya hanya 45 persen.
"Peningkatan kapasitas ini juga ditandai dengan pengguna kini dapat duduk tanpa berjarak. Petugas KAI Commuter telah mencabut dan membersihkan tempat duduk di KRL dari marka jaga jarak yang sebelumnya ada," kata Anne, Rabu (9/3/2022).
Namun, marka jaga jarak berdiri tetap ada dan penumpang yang berdiri wajib menaatinya.
"Marka berdiri tetap berlaku sejalan dengan pembatasan kapasitas yang diatur dalam SE Kemenhub," ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Epidemiolog dari Universitas Grifith Australia, Dicky Budiman mengatakan bahwa menghapus tanda jaga jarak di kereta bisa jadi berbahaya bagi situasi pandemi Covid-19.
"Jadi ini yang harus diingat bahwa ada pelonggaran di aspek testing itu harus disertai dengan aspek 5M, termasuk kapasistas," ujar peneliti Global Health Security dan Pandemi pada Center for Environment and Population Health di Griffith University Australia itu.
Ia mengatakan harusnya untuk kapasitas di kereta jangan terlebih dulu hingga 100 persen. Kecuali jika kereta tersebut sudah dilengkapi dengan hepa filter.
"Pakai masker jaga jarak, harus diterapkan, berarti kalau mau bisa jaga jarak, kapasitasnya engga bisa 100 persen, karena ini berbahaya karena masih situasi pandemi," kata Dicky.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Warga Kota Cimahi Dinilai Kurang Antusias Vaksinasi Booster
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi