Masturbasi atau sering berhubungan seks juga membantu menurunkan risiko kanker prostat di kalangan pria.
Studi tahun 2004 menemukan bahwa pria yang ejakulasi lebih dari 21 kali sebulan mengurangi risiko kanker prostat sekitar 33 persen, bila dibandingkan dengan mereka yang mencapai orgasme hanya 4-7 kali sebulan.
Dr Brame juga mengatakan masturbasi dan hubungan seks baik untuk kesehatan jantung, sehingga menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.
Sebuah laporan dari Massachusetts Aging Study menemukan bahwa pria yang berhubungan seks sekali sebulan atau kurang, 45 persen lebih mungkin meninggal karena penyakit kardiovaskular.
3. Mencegah penuaan
Dr. Brame percaya bahwa masturbasi atau orgasme secara teratur dapat membantu Anda terlihat lebih muda lebih lama.
Dr. Brame mengatakan orgasme berkontribusi pada kesehatan seluruh tubuh manusia secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa masturbasi atau berhubungan seks secara teratur juga dapat memperbaiki kulit Anda.
Karena, orgasme meningkatkan aliran darah ke kulit sehingga membuat pembuluh darah Anda terbuka. Bagi sebagian orang, hal ini dapat menyebabkan pipi kemerahan.
Baca Juga: WHO Ingatkan Tingkat Penularan Subvarian Omicron Mirip Campak, Bahayakah?
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya