Suara.com - Umat muslim di seluruh dunia akan segera menyambut datangnya bulan Ramadan. Selama Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa.
Tapi, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri untuk penderita diabetes untuk bisa menjaga tingkat gula darah harian. Lantas bagaimana tips menjaga gula darah bagi pasien diabetes selama Ramadan?
Dalam keterangannya, Senior Product Manager Diabetes Kalbe, Anita Halim menjelaskan bahwa salah satu upaya untuk menjaga tubuh diabetesi agar tetap produktif dan sehat selama bulan Ramadan ialah harus dilakukan penyesuaian dosis. Selain itu menyesuaikan jadwal pemberian obat hipoglikemik oral dan atau insulin oleh dokter selama pasien menjalankan ibadah puasa.
“Kemudian, diabetisi harus selalu berhubungan dengan dokter selama menjalankan ibadah puasa. Melalui aplikasi KlikDiabetes sebagai asisten pribadi digital, diabetisi akan dibantu dalam mengatur jadwal pemberian obat melalui fitur Pengingat Obat serta berkonsultasi dengan dokter melalui fitur Tanya Dokter,” jelas Anita.
“Selain itu, diabetisi dapat melihat menu-menu pilihan untuk sahur dan buka puasa serta mengatur jumlah kaluri melalu fitur Diet & Nutrisi,” pungkas Senior Brand Manager Diabetasol, Yunita Chandrawati.
Kadar gula darah juga penting untuk dipantau secara teratur, terutama pertengahan hari dan menjelang berbuka puasa. Product Manager Elvasense Dimpos Gultom mengatakan, saat ini sudah tersedia Elvasense, alat cek gula darah yang langsung terintegrasi dengan KlikDiabetes melalui fitur Catatan Kesehatan.
"Kami berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup diabetisi yang lebih baik dengan terus mengembangkan dan memasarkan anti diabetes dan komplikasinya, nutrisi, alat cek gula darah, serta platform digital yang berkualitas. Sehingga dapat memberikan dukungan yang komprehensif bagi dokter dan diabetisi dalam mencapai pola hidup dan manajemen diabetes yang ideal,” ujar Project Leader Diabetes Total Solution (DTS) Bonny Anom
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?