Suara.com - Mandi setiap hari tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebersihan tubuh, tetapi juga mencegah berbagai penyakit.
Tetapi, beberapa laporan menemukan bahwa mandi setiap hari mungkin tidak diperlukan. Mandi berlebihan bisa menghilangkan bakteri sehat, membuat kulit kering, pecah-pecah, gatal dan iritasi.
Menurut para ahli dilansir dari Times of India, hanya ada 3 bagian tubuh yang perlu dibersihkan secara teratur, terlepas dari Anda memilih mandi setiap hari atau tidak.
1. Ketiak
Jika Anda banyak berkeringat, tubuh Anda akan menghasilkan bau yang tidak sedap akibat penumpukan bakteri pada kulit. Pertumbuhan bakteri paling tinggi di lipatan kulit seperti ketiak.
Hal ini akan membuat ketiak Anda sangat bau dan menyebabkan gatal-gatal dan peradangan. Membersihkan ketiak Anda dengan sabun dan air setiap hari akan membunuh bakteri dan mencegah pertumbuhannya. Kondisi ini akan mengurangi risiko masalah kulit dan membuat bau Anda harum.
2. Selangkangan
Meskipun Anda tidak mandi setiap hari, Anda perlu membersihkan area selangkangan dan mengganti pakaian dalam setiap hari.
Kulit dan rambut yang terlipat di sekitar alat kelamin dapat menampung jutaan bakteri berbahaya, yang menyebabkan infeksi dan bau.
Baca Juga: Benarkah Hormon Estrogen Bisa Cegah Infeksi Parah Virus Corona Covid-19? Ini Faktanya
Kondisi ini juga menempatkan Anda pada risiko mengembangkan penyakit serius. Membersihkan bagian pribadi Anda dengan air hangat dan sabun dapat menjaga kulit sensitif tetap lembut dan bebas keringat.
3. Kaki
Kaki salah satu bagian tubuh yang paling diabaikan, terutama dalam hal kebersihan. Orang sering melompat ke kamar mandi, menggosok seluruh tubuh dan tidak memikirkan kaki karena mereka menganggap air juga akan mengalir ke arah kaki.
Tapi, kaki membutuhkan perhatian lebih karena keringat menumpuk di bagian ini, terutama bila Anda rutin memakai kaus kaki. Anda harus membersihkan dan menggosoknya setiap hari untuk mencegah bau.
Selain ketiga bagian tubuh di atas, Anda juga perlu membersihkan bagian bawah kuku, belakang telinga, pusar dan bagian belakang leher setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi