Psikolog adalah orang yang membantu mengatasi berbagai tantangan hidup, seperti masalah kesehatan mental, dengan terapi bicara atau psikoterapi.
Berbeda dengan psikiater yang harus menempuh pendidikan selama belasan tahun, psikolog hanya perlu menyelesaikan studi selama 4 hingga 6 tahun, dengan gelar sarjana dan pelatihan kompetensi.
Proses pembelajarannya meliputi teori perkembangan manusia, perilaku, hubungan biologis, kognitif hingga sosial, serta penilaian psikologi untuk menemukan terapi yang tepat.
Umumnya orang yang perlu mendatangi psikolog jika mengalami beban hidup yang membuat stres, cemas, depresi hingga suasana hati lainnya.
Sehingga umumnya psikolog akan membantu orang melewati berbagai tantangan hidup yang dianggapnya sulit. Namun saat merawat pasien psikolog tidak melibatkan pengobatan.
Psikolog dilatih untuk terlihat dalam seluruh pengalaman manusia, dan kehadiran psikolog juga akan sangat membantu jika Anda butuh motivasi dan dorongan tambahan dalam hidup.
Biasanya psikolog sangat berperan besar pada masalah stres, masalah emosi, pemulihan setelah pelecehan seksual, pengalaman traumatis, peristiwa duka, dan sebagainya.
Berita Terkait
-
Baliho 'Aku Harus Mati' Disorot, Kemenkes: Bisa Picu Pikiran Negatif Pada Orang Rentan
-
Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik
-
Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring
-
Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya