Suara.com - Selama puasa, terjadi peningkatan asupan energi dari gula dan lemak yang dikonsumsi masyarakat, sehingga protein dan zat-zat gizi mikro, khususnya kalsium, berpeluang besar mengalami penurunan.
Jika dibiarkan, hal tersebut bisa menyebabkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, hiperglikemia, hipertensi, serta osteoporosis. Untuk itu, penting untuk tetap memenuhi gizi seimbang selama berpuasa, salah satunya adalah dengan mengonsumsi susu.
Pakar Gizi Klinis, Dr. dr. Fiastuti Witjaksono MSc, MS, Sp.GK, mengungkap, jika susu merupakan pangan fungsional yang bermanfaat untuk dikonsumsi selama berpuasa karena lebih dari 80 persen kandungannya vitamin dan mineral, cairan yang dibutuhkan tubuh.
Kandungan pada susu seperti karbohidrat (laktosa) juga dapat membantu karbohidrat selama puasa, kandungan protein mampu mencukupi asupan protein dan mengurangi kelebihan lemak tubuh, meningkatkan komposisi tubuh, dan menekan nafsu makan agar tetap terkendali," jelas dia dalam webinar bersama Anlene, Kamis (31/3/2022).
Terlebih, susu juga termasuk sumber kalsium, dengan kandungan 300-600mg. Sementara, kebutuhan kalsium kita dalam satu hari 1000-1200 mg. Sehingga, minum dua gelas dalam sehari dapat memenuhi kebutuhan kalsium yang dapat mencegah osteoporosis.
Jadi, dengan mengonsumsi makanan bergizi selama sahur dan puasa, yang dikombinasikan dengan air yang cukup, juga tambahan susu, maka menjalankan ibadah puasa akan lancar, tetap bertenaga, dan memberikan manfaat untuk kesehatan.
Hal senada juga diungkap Scientific and Nutrition Fonterra Brands Indonesia, Haryadi Raharjo, STP., MSc. Di mana, susu berperan penting di saat puasa sebagai asupan yang padat gizi yang memberikan energi untuk tubuh.
Salah satunya Anlene Gold 5X dan Anlene Actifit 3X yang memiliki kandungan lemak lebih rendah dan tinggi protein berkualitas, tinggi kalsium dan kolagen serta difortifikasi dengan HI ZEnC yang berkontribusi terhadap fungsi normal daya tahan tubuh.
"Dengan densitas gizi yang tinggi, Anlene Gold 5X dan Anlene Actifit 3X menjadi amunisi penting selama Ramadan untuk mendukung kebutuhan energi, kepadatan tulang, kelenturan sendi, kekuatan otot dan menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat dan aktif," tutup dia.
Baca Juga: 4 Masalah Kulit yang Bisa Terjadi Selama Berpuasa, Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia