Suara.com - Anak lahir dengan down syndrome atau sindrom down memiliki beberapa perbedaan fisik mulai dari bentuk wajah dengan hidung yang lebih datar, kepala yang berukuran lebih kecil, leher lebih pendek, serta telinga dan mulut yang lebih kecil.
Itu semua terjadi karena adanya kelainan genetik sejak bayi masih berada dalam kandungan. Pertanyaannya, adakah pola asupan makanan yang tepat bagi anak dengan down syndrome?
Menurut Psikiater Anak & Remaja RSJMM Bogor, dr. Ira Savitri Tanjung, SpKJ (K), asupan makanan bagi anak down syndrome tidak ubahnya seperti anak normal pada umumnya.
“Walaupun memiliki kelainan genetik, jadi tetap membutuhkan asupan nutrisi yang sama, bervariasi, dan gizi yang seimbang,” ungkap dr. Ira Savitri dalam acara Webinar Mengenal Anak Sindrom Down, Minggu (10/4/2022) kemarin.
“Apapun itu, tentu bisa diberikan kepada anak yang down syndrome, jadi tidak ada makanan yang khusus,” tegas dr. Ira Savitri.
Selain asupan nutrisi dan gizi yang seimbang, perlu diperhatikan juga asupan lainnya untuk anak down syndrome. Salah satunya adalah jangan terlalu banyak konsumsi gula dan karbohidrat.
“Tidak dominan gula dan karbohidrat, jadi semuanya tetap gizi yang seimbang,” ungkap dr. Ira.
Di sisi lain, dr. Ira menambahkan, anak dengan down syndrome juga memiliki kelebihan, salah satunya bakat yang melebihi anak-anak normal pada umumnya. Karena itu, ia berpesan agar orangtua terus memantau sekaligus mengembangkan potensi anak.
“Biasanya anak dengan down syndrome punya bakat yang melebihi dari anak normal seusianya. Nah, bakat inilah yang harus dikembangkan,” pesannya.
Baca Juga: Hari Down Syndrome Sedunia: Mengenal NIPT, Metode Pengujian Janin Saat Kehamilan Masih 10 Minggu
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026