Suara.com - Kesuburan pria maupun wanita sama pentingnya ketika sedang merencanakan kehamilan. Kualitas sel telur wanita maupun sperma pria juga sama pentingnya untuk kehamilan yang sehat.
Jumlah sperma yang rendah atau kualitas sperma yang rendah dapat membuat pasangan sulit untuk hamil secara normal. Masalah kesuburan seperti ini tidak jarang terjadi, tetapi sering terabaikan.
Pada banyak kasus, masalah kesuburan terjadi karena kebiasaan gaya hidup sehari-hari dan bisa diatasi dengan mudah.
Jika Anda ingin meningkatkan kesuburan dan jumlah sperma, berikut ini dilansir dari Times of India beberapa langkah yang bisa dilakukan.
1. Olahraga rutin
Berkali-kali peneliti telah menekankan manfaat olahraga rutin. Olahraga rutin tidak hanya membantu menurunkan berat badan atau membangun otot.
Olahraga rutin juga membantu mengurangi risiko penyakit kronis dan meningkatkan kesehatan reproduksi Anda. Bahkan 30 menit olahraga sedang dalam sehari dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dan meningkatkan kesuburan.
2. Berhenti merokok dan minum alkohol
Konsumsi tembakau atau alkohol yang berlebihan juga dapat menurunkan kualitas sperma dan meningkatkan risiko kemandulan.
Baca Juga: Selain Virus Corona Covid-19, Demam Bisa Jadi Tanda Infeksi Menular Seksual
Minum alkohol secara teratur dapat menurunkan kadar testosteron, menyebabkan disfungsi ereksi dan menurunkan produksi sperma.
Di sisi lain, tembakau dapat menurunkan konsentrasi sperma, menurunkan motilitas sperma dan meningkatkan kerusakan DNA sperma. Baik perokok pasif maupun perokok pasif memiliki efek yang sama pada kesuburan pria
3. Jaga berat badan yang sehat
Studi menunjukkan bahwa pria yang kelebihan berat badan 11 persen lebih mungkin memiliki jumlah sperma yang rendah dibandingkan dengan pria sehat.
Selain itu, mereka 39 persen lebih mungkin tidak memiliki sperma saat ejakulasi. Menurunkan berat badan dan mempertahankan indeks massa tubuh (BMI) yang sehat dapat membantu meningkatkan kesuburan dan motilitas sperma.
4. Konsumsi suplemen
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya