Suara.com - Radikal bebas adalah molekul yang sangat reaktif dan tidak stabil yang diproduksi dalam tubuh secara alami sebagai produk sampingan dari metabolisme normal, atau oleh paparan racun di lingkungan seperti asap tembakau dan sinar ultraviolet. Untuk selengkapnya, berikut ini pengertian radikal bebas dan bahayanya.
Diketahui, radikal bebas memiliki umur hanya sepersekian detik, tetapi selama waktu itu dapat merusak DNA, bahkan terkadang mengakibatkan mutasi yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker. Antioksidan dalam makanan yang kita makan dapat menetralkan molekul yang tidak stabil, sehingga mengurangi risiko kerusakan.
Melansir dari situs Very Well Health, Selasa (12/4/2022), simak selengkapnya berikut ini mengenai pengertian radikal bebas dan bahayanya.
Pengertian Radikal Bebas
Radikal bebas merupakan atom yang memiliki kandungan elektron tak berpasangan. Karena kurangnya jumlah elektron kulit terluar yang stabil ini, mereka terus-menerus mencari untuk mengikat dengan atom atau molekul lain untuk menstabilkan diri, proses ini yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel manusia. Kerusakan ini dapat mempercepat proses penuaan dan dapat berperan dalam perkembangan kanker dan penyakit lainnya.
Lantas, dari mana asal radikal bebas? Radikal bebas diproduksi melalui beragam cara yang berbeda. Mereka mungkin dihasilkan dari proses metabolisme normal dalam tubuh, atau oleh paparan karsinogen (zat penyebab kanker) atau zat berbahaya lainnya di lingkungan.
Radikal bebas yang dihasilkan, baik melalui paparan karsinogen maupun proses normal metabolisme tubuh, mereka bisa dengan bebas melakukan kerusakan. Keberadaan radikal bebas dalam tubuh ini stres oksidatif. Alasan dinamakan stres oksidatif adalah bahwa reaksi kimia yang menghasilkan radikal bebas memperoleh elektron dilakukan dengan adanya oksigen.
Prosesnya dapat melibatkan serangkaian reaksi. Ketika satu radikal bebas "mencuri" elektron dari sebuah molekul, molekul itu menjadi radikal bebas karena kehilangan elektron, dan seterusnya. Radikal bebas dapat merusak DNA tubuh, yang mengandung gen, serta protein, lipid, membran sel, dan banyak lagi, sehingga menyebabkan penyakit. Kanker, misalnya.
Baca Juga: Sakit Lidah Bisa Jadi Gejala Kanker Paru dan Berita Hits Kesehatan Lainnya
Demikian informasi mengenai pengertian radikal bebas dan bahaya yang ditimbulkannya. Agar terhindar dari paparan radikal bebas, Anda harus menghindari sumber yang dapat mendatangkan radikal bebas. Selain itu, pastikan tubuh Anda mendapatkan asupan antioksidan yang cukup.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia