Suara.com - Sahur dikatakan sebagai waktu makan terpenting selama bulan suci Ramadhan. Karena sahur memberi Anda energi selama menjalankan ibadah puasa. Penting untuk memastikan bahwa Anda makan makanan yang sehat dan menghidrasi saat sahur maupun buka puasa. Adapun makanan saat sahur yang sebaiknya dihindari yakni sebagai berikut.
Sebelum Anda merencanakan menu makanan untuk sahur, pastikan Anda tidak memasukkan makanan seperti berikut ini untuk membantu Anda tetap terhidrasi, berenergi, dan merasa cukup sehat untuk melanjutkan puasa tanpa masalah.
Melansir dari sejumlah sumber, berikut makanan saat sahur yang sebaiknya dihindari saat sahur. Simak baik-baik.
1. Makanan asin
Garam bukan hanya mampu meningkatkan tekanan darah, tapi juga memicu rasa sangat haus pada siang hari. Makanan asin yang sebaiknya dihindari untuk disantap saat sahur antara lain mi instan, makanan olahan seperti keripik, keju asin seperti keju haloumi, dan acar.
2. Makanan yang tinggi lemak
Lemak sangat penting dalam diet kita, namun kita sering mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat besar. Makanan yang digoreng sangat populer saat sahur; dari kue kering goreng hingga hingga keripik panas. Makanan lain yang tinggi lemak yang biasa disantap saat sahur adalah makanan yang banyak mengandung keju, mentega, dan daging olahan.
Makanan-makanan tersebut menyebabkan jantung terbakar, memperburuk refluks asam dan peradangan dan memiliki jumlah kalori yang sangat besar, sehingga biasanya orang menambah berat badan selama bulan Ramadhan.
Selain itu, menghindari lemak jenuh yang ditemukan dalam produk hewani seperti susu tinggi lemak, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa dan minyak sawit (yang ditemukan dalam banyak makanan olahan) juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Baca Juga: Beri Semangat Kepada Orang Terkasih di Waktu Sahur, Ini 10 Ucapan yang Bisa Diberikan
Cobalah mengganti jenis lemak ini dengan sumber lemak yang lebih sehat dalam jumlah terbatas. Sumber yang lebih sehat ini termasuk lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, alpukat, omega 3 dan omega 6 dari ikan serta kacang-kacangan.
3. Makanan yang Mengandung Gula
Praktik umum selama Ramadhan adalah makan makanan manis. Meskipun makanan ini sarat dengan energi yaitu kalori, mereka tidak membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari dan sering kali membuat Anda merasa sangat lesu hanya 1 atau 2 jam setelah sahur.
Hal ini karena makanan ini mengandung gula sederhana yang melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat. Mereka juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah yang menyebabkan pelepasan besar insulin yang membuat tubuh merasa lelah.
Demikian informasi mengenai beberapa makanan saat sahur yang sebaiknya dihindari. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem