Suara.com - Vaksin Covid-19 salah satu langkah untuk melindungi diri dari infeksi virus corona Covid-19 parah.
Di tengah munculnya berbagai varian virus corona, para ahli pun telah menyarankan semua orang untuk mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19.
Karena, suntikan booster vaksin Covid-19 bisa memberikan perlindungan yang lebih maksimal dari infeksi virus corona Covid-19 dan variannnya.
Tapi dilansir dari Times of India, ada beberapa hal perlu Anda lakukan untuk memaksimalkan kinerja suntikan booster vaksin Covid-19.
1. Pastikan Anda tidak sakit
Pastikan Anda dalam kondisi sehat ketika mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19. Jika Anda menderita influenza, flu, atau pilek, lebih baik tundak vaksinasi.
Karena, tetap mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19 saat sakit bisa membuat Anda merasa lemah dan memicu efek samping.
2. Makan dan minum air putih yang teratur
Jaga pola makan Anda selama berhari-hari sebelum mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19. Makan seimbang dan minum air dalam jumlah cukup bisa membantu melawan efek samping vaksinasi dan membantu vaksin bekerja dengan baik.
3. Olahraga
Olahraga ringan 2-3 hari sebelum vaksinasi bisa membantu meningkatkan kekebalan Anda dan efisiensi vaksin Covid-19. Setelah mendapatakan suntikan booster vaksin Covid-19, lakukan latihan tangan sederhana untuk mengurangi nyeri lengan dan otot.
4. Tidur yang cukup
Pola tidur yang buruk bisa memengaruhi kesehatan mental dan fisik Anda. Bahkan dapat mengurangi efektivitas vaksinasi dan embuat Anda merasa lelah nantinya. Jadi, tidurlah yang nyenyak pada hari-hari sebelum mendapatkan vaksin dan istirahatlah setelahnya.
5. Jangan minum obat demam
Vaksin Covid-19 bisa menyebabkan demam sebagai efek sampingnya. Tapi, hindari minum obat apapun untuk mengatasinya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru