Suara.com - Hingga kini sebanyak 162 juta masyarakat di Indonesia telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap. Selain upaya dari pemerintah yang terus melakukan percepatan, hal itu juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak swasta yang membantu menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.
Salah satunya yang dilakukan oleh MMS Group Indonesia (MMSGI) Yayasan Life After Mine yang fokus dalam rangkaian kegiatan penanganan pandemi di wilayah pascatambang.
Sebagai upaya mempercepat herd immunity, mereka meluncurkan program 7,500 vaksin dan sembako kepada masyarakat di berbagai area di Kalimantan Timur dan Selatan. Selain itu mereka juga mendonasikan 510 hospital bed kepada Kementerian Kesehatan.
Atas upaya tersebut dan kosistensi keberlanjutannya, mereka berhasil memborong 5 (lima) penghargaan pada ajang TOP CSR AWARDS 2022. Dalam keterangannya, Senin, (18/4/2022), Founder MMSGI, Andrew Hidayat, MMSGI dan MHU masing-masing berhasil meraih 2 (dua) penghargaan yaitu TOP CSR Awards 2022 on # Star 4 dan TOP Leader on CSR Commitment. Di ajang yang sama, MHU turut berhasil meraih piala tambahan pada kategori bidang pelibatan masyarakat.
“Fokus kepada solusi yang inovatif untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat dan lingkungan merupakan kunci dari bisnis yang berkelanjutan,” ujar Andrew.
Andrew mengatakan, bahwa kontribusi nyata terhadap masyarakat juga terasa melalui pembangunan peternakan sapi modern Jayatama yang terintegrasi dengan pertanian jagung menggunakan teknologi precision farming pada lahan pascatambang dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah.
Selain itu, pihaknya juga memiliki program pemanfaatan lahan pascatambang lain seperti Water Treatment Plant di void yang memberikan air bersih kepada lebih dari 750 KK.
“Kegiatan CSR perlu dilakukan secara berkelanjutan karena hal tersebut merupakan kunci dalam pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial yang terukur. Kami percaya semua perusahaan perlu mengambil leadership dalam menjalankan tanggung jawabnya di area tempat mereka bekerja melalui kolaborasi yang baik antar stakeholder,” ungkap Head of Corporate Strategy and Communication MMSGI,Adri Martowardojo.
Baca Juga: Profil Dosen UGM Karna Wijaya, Rektor Beri Peringatan Usai Dugaan Ejek Ade Armando
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius