Suara.com - Pemilihan masker yang tepat saat mudik bisa membuat Anda terhindar dari risiko paparan COVID-19. Apalagi, mudik dilakukan bersama kerumunan orang lainnya.
"Pakai masker yang baik dan benar," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku, Satgas Penanganan COVID-19, Sonny Harry B Harmadi, dikutip dari ANTARA.
Menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan adalah protokol kesehatan yang utama dalam mencegah penyebaran virus corona. Sayangnya, adakalanya masyarakat tidak bisa terhindar dari kerumunan seperti saat mudik.
Sonny menyarankan masyarakat menggunakan masker dengan tingkat filtrasi yang tinggi, seperti masker medis atau masker yang memiliki tiga lapisan. Dia juga menyarankan masyarakat yang mudik untuk menggunakan masker medis supaya lebih aman.
"Kalau merasa sangat tidak bisa menjaga jarak, didobel dengan masker kain," kata Sonny.
Penurunan kasus COVID-19 membuat masyarakat merasa aman, terlihat sejumlah masyarakat mulai menggunakan masker kain saja ketika keluar rumah.
Sonny mengingatkan tingkat filtrasi masker medis lebih tinggi dibandingkan masker kain sehingga tetap merekomendasikan masker medis untuk digunakan selama mudik. Jika perlu, masyarakat juga bisa memiliki masker dengan tingkat filtrasi tinggi lainnya seperti KN95 dan KN94.
Selain menggunakan masker, masyarakat yang hendak mudik juga diimbau dalam keadaan sehat agar terhindar dari risiko kesehatan semakin memburuk.
Setelah dua tahun hidup di tengah pandemi, masyarakat diharapkan bisa melakukan skrining secara mandiri, yaitu mengenali gejala apa saja yang ditemukan pada COVID-19. Jika merasakannya, sebaiknya menunda mudik.
Baca Juga: Pemerintah Belum Putuskan Transisi dari Pandemi ke Endemi, Ini Sebabnya
Skrining mandiri ini adalah penting karena COVID-19 baru bisa diketahui melalui tes PCR. Sementara, aturan yang berlaku tidak mewajibkan masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster) untuk melampirkan bukti tes antigen atau PCR ketika mudik dengan kendaraan umum.
Selain itu, kewajiban melampirkan hasil tes negatif hanya berlaku pada perjalanan dengan kendaraan umum. Kementerian Perhubungan memperkirakan mudik Lebaran tahun ini paling banyak dilakukan dengan kendaraan pribadi.
"Masyarakat sudah dua tahun belajar, punya kesadaran yang tinggi, saling menjaga supaya betul-betul aman dan sehat," kata Sonny.
Masyarakat juga diminta untuk memahami titik-titik yang berisiko menjadi tempat penularan COVID-19, yaitu fasilitas umum. Oleh karena itu, jika mudik dengan angkutan umum, masyarakat diharapkan untuk selalu menggunakan masker.
Berita Terkait
-
Urutan Skincare Malam Pakai Clay Mask yang Tepat, Bikin Kulit Bersih dan Tetap Lembap
-
Sering Pakai Masker Hitam Bikin Jerawat Makin Parah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit
-
5 Clay Mask untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Ampuh Angkat Kotoran dan Mudah Dibilas
-
5 Rekomendasi Masker Wajah untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Wajah Auto Mulus dan Glowing
-
Setelah Masker Wajah Apakah Perlu Cuci Muka Pakai Face Wash? Ketahui Panduannya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak