Temuan tersebut mengarah pada hipotesis baru bahwa long Covid-19 pada beberapa orang terjadi akibat sistem kekebalan yang terlalu tertekan, bukan hiperaktif.
Para peneliti menyarankan, peran kompleks untuk CCR5 dalam menyeimbangkan efek inflamasi dan anti-inflamasi, misalnya melalui sel pengatur T.
Juru bicara Infectious Diseases Society of America Dr. Aaron Glatt, yang tidak terlibat dengan penelitian tersebut, mengomentari temuan itu. Menurutnya, studi pendahuluan ini menyajikan informasi baru yang menarik mengenai sindrom jarak jauh Covid-19.
"Pada saat ini, pemahaman kita tentang patogenesis long Covid-19 masih belum jelas. Studi ini mendukung dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme potensial yang berbeda," ujarnya.
Sementara itu, penulis penelitian mengakui kalau hasil studi masih perlu dikonfirmasi dalam penelitian yang lebih besar dan lebih definitif.
Juga dicatat dalam rilis bahwa penelitian UCLA ini didanai oleh pembuat Leronlimab CytoDyn Inc. dan dilakukan oleh para peneliti yang dipekerjakan sebagai konsultan perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini