Suara.com - Pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk mudik dan juga halalbihalal silturahmi bersama keluarga. dengan tingkat kasus Covid-19 yang menurun, hal tersebut memang relatif lebih aman dilakukan.
Tapi bukan berarti kegiatan berkumpul, terlebih jika tanpa protokol kesehatan, bisa terhindari dari risiko penularan virus corona. Oleh sebab penting untuk tetap menjaga protokol kesehatan saat silaturahmi.
Salah satunnya dengan memastikan sirkulasi udara dalam ruangan tetap bersih dan sehat dengan Astron Virus Filter. Dengan Astron virus filter yang menggunakan system 6 lapis filter, dimana salah satunya adalah Filter HEPA H13 yang terkenal efektif menyaring hingga partikulat terkecil, yaitu virus dan bakteri.
"Jadi jangankan debu, asap kendaraan bermotor, asap rokok ataupun asap masakan,bahkan Virus dan Bakteripun akan tersaring dengan Astron, dengan tersaringnya Virus dan bakteri, maka kita pun bebas bersilaturahmi tanpa rasa khawatir berlebihan," kata Agnes Arshinta Dewi, Produk Manager Hartono elektronik.
Tidak cukup sampai di situ , Ia mengatakan bahwa produk tersebut masih dilengkapi dengan UV light protection untuk mengeliminasi virus dan bakteri di ruangan sehingga lebih menjamin kualitas udara yang ada. Untuk menyalakan dan mematikannya pun sangat mudah dan nyaman , yaitu melalui remote control ataupun melalui hp kita.
"Kitapun bisa memonitor tingkat kualitas udara secara presisi di ruangan , yaitu kita bisa mengatahui pencemaran dari debu, asap hingga virus yang mengkontaminasi udara per m3 , dimana semuanya di tunjukkan dengan angka dan warna yng mencolok byang bias terlihat dari jarak 5 meter," kata dia.
Dengan demikian jika kualitas udara memburuk maka bisa diambil tindakan antisipatif, sehingga tidak membuat tamu menjadi kawatir. Dengan kemampuan filtrasi yang luar biasa itu, maka Astron sangat cocok untuk kebutuhan udara yang berkualitas bagi saudara kita yang mempunyai alergi debu, asma dan lain lainnya.
" Sejak pandemi kemarin, kebutuhan akan filter udara seperti Astron memang merupakan produk yang dicari. Tidak hanya untuk perorangan saja, banyak juga instansi perkantoran yang membeli produk ini" kata Agnes.
"Alat ini pastinya dapat diandalkan untuk mengetahui kadar lingkungan udara diruangan kita apakah terdeteksi berbagai virus maupun kuman yang umumnya kita bawa dari luar, “ , terang Agnes Arshinta Dewi, Produk Manager Hartono elektronik.
Baca Juga: 11 Titik Jalan Yogyakarta-Temon Kulon Progo Rawan Kecelakaan, Dishub Minta Pemudik Hati-Hati
Berita Terkait
-
Peringatan Keras Buat Prajurit TNI AD, Ketahuan Minta Bantuan Lebaran Akan Ditindak Tegas
-
Marak Penjahat Bius, Copet hingga Jambret Incar Pemudik, Kapolda Suruh Anak Buah 24 Jam Nonstop Jaga Stasiun Pasar Senen
-
Arus Mudik Lebaran Mulai Padat, Jasa Marga Tutup Tol Layang MBZ dari Arah Jakarta Menuju Cikampek
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026