Suara.com - Pada Kamis (28/4/2022) kemarin, model Hailey Bieber mengungkap beberapa faktor penyebab stroke ringan yang dialaminya satu bulan lalu dalam sebuah video unggahan di YouTube.
Faktor tersebut adalah Covid-19 yang pernah ia derita, penerbangan panjangnya dari Paris ke Los Angeles, pil KB yang dikombinasikan dengan migrain, serta lubang kecil di jantungnya atau patent foramen ovale (PFO).
Ketika umumnya gumpalan darah disaring oleh jantung dan diserap ke dalam paru-paru, pada kasus Hailey, gumpalan darah 'lolos' melalui jantung dan berjalan ke otaknya karena ada PFO tersebut.
Dikutip People, lubang pada jantung Hailey berukuran antara 12 hingga 13 milimeter, membuatnya didiagnosis dengan PFO Grade 5 (kelas tertinggi).
Sebagai informasi, dilansir Mayo Clinic, PFO merupakan lubang di jantung yang tidak menutup sebagai mestinya setelah lahir. Pembukaan kecil seperti lipatan berada di antara bilik kanan dan kiri atas jantung (atrium).
Hingga kini belum diketahui penyebab dari PFO. Tetapi para ahli menduga ada peran genetik di dalamnya.
Diperkirakan PFO terjadi pada sekitar 1 dari 4 orang, tetapi biasanya penderita tidak mengetahuinya karena tidak menunjukkan gejala. Kebanyakan orang juga tidak pernah membutuhkan perawatan khusus untuk PFO.
Beberapa penelitian menemukan bahwa PFO lebih sering terjadi pada orang yang pernah terkena stroke dan migrain dengan aura. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian.
Dalam kasus ini, istri Justin Bieber tersebut langsung menjalani prosedur penutupan PFO, dengan memasukkan sebuah benda kecil seperti kancing melalui vena femoralis di paha atas untuk menutup lubang kecil tersebut. Nantinya, jaringan jantung akan tumbuh kembali di sekitar alat penutup.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pernah Operasi Jantung, Kenali Jenis dan Gejala Takikardia
Hailey mengatakan operasinya berjalan lancar dan dia sudah pulih sepenuhnya karena tidak lagi menderita gejala serupa. Tetapo kini ia harus meminum aspirin dan pengencer darah setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi