Suara.com - Alat kontrasepsi hormonal, termasuk pil KB, memiliki beragam efek samping, salah satunya membuat ukuran payudara lebih besar.
"Meki kami tidak memiliki buktu ilmuwan yang kuat bahwa alat kontrasepsi membuat payudara lebih besar, banyak orang melaporkan peningkatan ukuran," kata obgyn Amy Roskin.
Sebab, kontrasepsi hormonal mengandung hormon estrogen dan progesteron, yang dapat menyebabkan restensi air sehingga meningkatkan kepenuhan payudara.
Tapi seberapa besar dan penuh yang kita bicarakan? Tidak ada penelitian tentang masalah ini, namun peningkatan ukurannya kemungkinan kecil.
"Anekdot (dari pengalaman orang-orang), kebanyakan orang tidak merasa bahwa mereka perlu mengubah ukuran bra, misalnya. Tetapi beberapa melaporkan (efek samping) ini," lanjut Roskin, dilansir Insider.
Selain itu, efek samping peningkatan ukuran payudara ini juga kemungkinan tidak permanen.
"Payudara dapat kembali ke ukuran semula ketika individu menghentikan penggunaan alat kontrasepsi," imbuhnya.
Alat KB mana yang lebih mungkin menyebabkan peningkatan ukuran payudara?
Hanya metode pengendalian kelahiran hormonal yang akan menyebabkan payudara besar, seperti pil KB dan IUD hormonal.
Baca Juga: Video Pemuda Bawa Alat Kontrasepsi di Acara Calonarang Viral, Kemudian Menangis Minta Maaf
Namun, secara anekdot, pil KB lebih mungkin menyebabkan peningkatan ukuran payudara dibanding IUD.
Sebab, IUD mengandung progestin dan tidak mengandung estrogen, dan hanya bekerja secara lokal di dalam rahim.
Sementara pil KB mengandung estrogen dan progesteron, menghasilkan kedua hormon yang beredar di seluruh tubuh dan menyebabkan retensi air di payudara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren