Suara.com - Dua gejala hepatitis misterius paling umum pada anak akhirnya terungkap. Hal ini dari data anak yang dirawat di rumah sakit di AS karena penyakit hepatitis akut tersebut.
Anak-anak yang kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan hati yang meradang mengalami muntah dan diare.
Dilansir dari The Sun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pekan lalu menggunakan data dari Alabama, tempat sebagian besar kasus di AS ditemukan.
Semua anak yang kemudian menjadi sakit parah umumnya sehat, tanpa masalah sistem kekebalan.
Sementara tanda yang paling umum adalah muntah dan diare, banyak anak juga memiliki gejala saluran pernapasan atas - seperti pilek, bersin, sakit tenggorokan.
Kebanyakan dari mereka mengalami pembesaran hati, penyakit kuning dan mata menguning.
Wabah misterius kasus hepatitis pada anak-anak kini telah menyebar ke 20 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
AS memiliki infeksi tertinggi kedua (27), diikuti oleh Spanyol (13) dan Israel (12), tetapi Inggris memiliki paling banyak dengan 145 kasus.
Sumber penyakit ini membingungkan para dokter di seluruh dunia, dengan hepatitis tipe A-E disingkirkan.
Baca Juga: Hepatitis Akut Misterius Bisa Timbulkan Gejala Diare Pada Anak
Para ilmuwan berpikir itu terkait dengan infeksi adenovirus, yang umumnya menyebar melalui kontak pribadi yang dekat, tetesan pernapasan, dan permukaan. Ada lebih dari 50 jenis adenovirus, yang menyebabkan flu biasa.
Tapi bukti awal menunjukkan anak-anak dengan hepatitis telah terinfeksi adenovirus tipe 41 - yang menyebabkan gejala sakit perut, muntah, mual dan diare.
Ini terjadi sebelum tanda-tanda peradangan hati, yang mungkin termasuk penyakit kuning - menguningnya kulit dan mata.
Juru bicara WHO Tarik Jasarevic mengatakan kepada wartawan di Jenewa kemarin: "Pada 1 Mei, setidaknya 228 kemungkinan kasus dilaporkan ke WHO dari 20 negara, dengan lebih dari 50 kasus tambahan sedang diselidiki."
Pembaruan menunjukkan delapan negara telah mendeteksi kasus dalam seminggu terakhir sejak pembaruan WHO sebelumnya.
WHO telah mengkonfirmasi bahwa satu anak, dari lokasi yang dirahasiakan, telah meninggal karena penyakit radang hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak