Health / Konsultasi
Kamis, 05 Mei 2022 | 17:40 WIB
Ilustrasi Hepatitis. [Shutterstock]

Suara.com - Dunia medis tengah digemparkan dengan penemuan hepatitis akut. Hingga kini penyakit tersebut belum diketahui penyebabnya, tapi sudah membuat tiga pasien anak-anak di Jakarta meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan mengatakan hepatitis akut merupakan infeksi virus yang menyerang organ hati. Adapun lima virus hepatitis selama ini yakni A, B, C, D dan E juga menyerang hati. Virus hepatitis tersebut cenderung menular melalui pencernaan dan melalui darah/penyakit menular seksual.

Kemenkes masih meneliti untuk membedakan hepatitis akut dengan hepatitis lainnya. Sebab gejala hepatitis akut ini sama seperti hepatitis yang selama ini diketahui. Berikut perbedaan jenis-jenis hepatitis yang diketahui di dunia medis.

1.       Hepatitis A

Hepatitis A adalah penyakit yang menyerang hati. Virus ini ada di dalam kotoran seseorang yang telah terinfeksi dan paling sering ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang telah mengalami kontaminasi. Infeksi umumnya hanya ringan dan cepat pulih. Namun dapat juga berkembang menjadi parah dan mengancam nyawa. Virus ini biasanya menyebar pada daerah dengan sanitasi yang buruk.

2.       Hepatitis B

Penyakit yang dapat menyerang hati juga ditemui di hepatitis B. Perbedaannya, Hepatitis B menular melalui paparan darah, air mani, hingga cairan tubuh lainnya. Hepatitis B juga dapat ditularkan ke bayi melalui air susu ibunya. Selain itu, transfusi darah dan berbagi suntikan narkoba dapat menjadi penyebab lain. Virus ini dapat lebih parah dibanding Hepatitis A karena dapat menyebabkan kanker hati akut.

3.       Hepatitis C

Penularan Hepatitis C pada dasarnya sama dengan Hepatitis B. Lebih spesifik, Hepatitis C menular melalui paparan darah yang terinfeksi, seperti transfusi darah, injeksi, dan penggunaan narkoba suntik. Selain itu, penularan melalui kegiatan seksual juga dapat terjadi meski terbilang lebih jarang. Sejauh ini belum ada vaksin yang digunakan untuk menangkal hepatitis jenis ini.

Baca Juga: Kronologi Penyebaran Kasus Hepatitis di Berbagai Negara, Indonesia Mulai Waspada

4.       Hepatitis D

Virus ini hanya dapat menular pada seseorang yang sedang mengalami infeksi Hepatitis B. Infeksi ganda yang disebabkan oleh Hepatitis D dan Hepatitis B dapat menimbulkan penyakit serius, bahkan seringkali parah. Vaksin Hepatitis B ini dapat memberikan perlindungan efektif dari infeksi tersebut.

5.       Hepatitis E

Penyebaran virus hepatitis E identik dengan hepatitis A, yakni melalui konsumsi air atau makanan yang telah terkontaminasi. Varian ini paling umum terjadi di negara berkembang. Vaksin sangat diperlukan untuk mencegah penyakit ini tersebar luas.

6.       Hepatitis Akut

Hepatitis jenis bari ini punya beberapa gejala khas seperti mual, muntah, diare berat, demam hingga kejang dan penurunan kesadaran. Dibandingkan dengan hepatitis tipe yang sudah ada, hepatitis misterius belum jelas asalnya dan keterkaitan dengan aspek lain seperti obat-obatan tertentu atau makanan yang dikonsumsi sebelumnya. Hepatitis akut juga berbeda dengan Hepatitis B atau C yang mudah menyebar di sanitasi yang kurang memadai.

Load More