Suara.com - Raja Arab Saudi atau Raja Salman dikabarkan dilarikan ke rumah sakit baru-baru ini. Raja Salman disebut menjalankan kolonoskopi di Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Jeddah pada hari Minggu. Demikian seperti dilansir dari Arab News.
Hasilnya baik-baik saja dan raja telah disarankan oleh dokter untuk tinggal di rumah sakit selama beberapa waktu untuk beristirahat.
Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa dan putra mahkota Salman bin Hamad Al Khalifa mengirim surat ke Raja Salman untuk memberi selamat kepadanya setelah kolonoskopi.
Presiden UEA Khalifa bin Zayed Al Nahyan, wakil presiden Mohammed bin Rashid Al Maktoum, dan putra mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan mengirim surat ucapan selamat kepada raja Saudi, SPA melaporkan pada hari Minggu.
Amir Tamim bin Hamad Al Thani dari Qatar, wakil Amir Abdullah bin Hamad Al Thani, dan perdana menteri Khalid bin Khalifa bin Abdulaziz Al Thani juga mengirim telegram serupa.
Para pemimpin mendoakan agar Raja Salman selalu sehat dan Kerajaan serta rakyatnya semakin maju, makmur, aman, dan tentram.
Raja dirawat di rumah sakit di Jeddah pada Sabtu malam. Seperti dilansir dari Mayo Clinic k adalah pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi perubahan atau kelainan pada usus besar (kolon) dan rektum.
Selama kolonoskopi, tabung panjang dan fleksibel (kolonoskop) dimasukkan ke dalam rektum. Sebuah kamera video kecil di ujung tabung memungkinkan dokter untuk melihat bagian dalam seluruh usus besar.
Jika perlu, polip atau jenis jaringan abnormal lainnya dapat diangkat melalui ruang lingkup selama kolonoskopi. Sampel jaringan (biopsi) dapat diambil selama kolonoskopi juga.
Baca Juga: Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Dilarikan ke Rumah Sakit Khusus King Faisal di Kota Jeddah
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia