Suara.com - Penderita osteoporosis sebenarnya tidak perlu takut untuk berolahraga secara teratur.
Ahli mencatat kondisi yang melemahkan tulang dan membuat tulang lebih mudah patah ini telah memengaruhi lebih dari 150 jta orang di seluruh dunia.
Cedera paling umum dari osteoporosis adalah patah tulang pergelangan tangan pinggul, dan tulang belakang.
Karenanya, penderita osteoporisis masih perlu berolahraga secara tertatur untuk memperkuat tulang, mengurangi risiko patah tulang dan jatuh, memperbaiki postur tubuh, serta meningkatkan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan.
Namun, ketidakpastian tentang jenis aktivitas fisik apa yang aman, terutama dalam jangka panjang atau ketika tulang melemah, membuat dokter tidak yakin harus merekomendasikan apa.
Dilatarbelakangi hal itu, panel ahli multidisiplin meninjau bukti yang ada dan menarik pendapat klinis serta pasien untuk mencapai kesepakatan tentang rekomendasi olahraga terbaik untuk meminimalkan risiko patah tulang.
Akhirnya, peneliti menyarankan untuk melakukan latihan rutin yang berfokus pada penguatan otot setiap dua atau tiga hari seminggu.
Mereka juga menyarankan untuk melakukan aktivitas olahraga intensitas sedang, seperti joging, aerobik, atau zumba.
Bagi orang yang belum menderita patah tulang belakang atau orang lanjut usia untuk tetap berolahraga dengan intensitas rendah selama 20 menit.
Baca Juga: Tidak Hanya Olahraga Kardio, Latihan Kekuatan Juga Efektif Menurunkan Berat Badan, lho!
Penelitian ini didukung oleh Royal Osteoporosis Society, telah diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak