Suara.com - Sejak pandemi Covid-19, banyak orang bekerja dari rumah atau work from home (WFH), kurang olahraga dan mulai makan lebih banyak.
Kombinasi dari semua tindakan itu pastinya mempengaruhi kebugaran seseorang dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Selain itu, data juga menunjukkan banyak orang juga tidak lagi rutin memeriksakan kesehatan mulut dan giginya ke dokter selama pandemi Covid-19.
Akibatnya, mereka mungkin menderita masalah kesehatan tertentu yang tidak terdeteksi. Dr Robin Clark dari Bupa mengatakan bahwa orang kesulitan memprioritaskan kesehatannya selama pandemi, karena aturan pembatasan sosial hingga penutupan beberapa tempat olahraga.
Meskipun sekarang pembatasan sudah dilonggarkan, tetapi kita masih berjuang untuk tetap aktif dan mengatasi konsekuensinya agar kesehatan tubuh kembali normal seperti sebelum pandemi.
Salah satu cara mengatasi efek samping pandemi Covid-19 dan kondisi kesehatan yang menurun adalah memperbaiki kebiasaan hidup yang buruk.
Anda bisa mengurangi makanan tidak sehat dan lebih banyak olahraga. Profesor Tracey Devonport mengatakan jumlah kasus kegemukan atau kenaikan berat badan lebih tinggi selama pandemi Covid-19.
Karena itu dilansir dari Express, salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kesehatan fisik melalui olahraga. NHS merekomendasikan setidaknya olahraga 150 menit atau dua setengah jam latihan fisik seminggu.
Anda bisa memilih olahraga bersepeda, yang paling efektif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Sebuah studi baru-baru ini menemukan orang yang rutin bersepeda 23 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kematian dini daripada non-pesepeda.
Baca Juga: Peningkatan Penggunaan Media Sosial di Kalangan Remaja dan Dampaknya pada Kesehatan Mental Mereka
Manfaat terbesar terlihat di antara mereka secara teratur bersepeda ke tempat kerja atau toko setiap harinya. Bersepeda juga dianggap bagus untuk kesehatan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026