Suara.com - Sariawan bisa muncul kapan saja dan bisa dialami oleh siapapun terutama oleh wanita, anak-anak dan remaja.
Luka kecil yang terdapat di area dalam mulut ini bisa menyebabkan rasa sakit, sehingga membuat kita kesulitan untuk mengkonsumsi makanan.
Terkadang luka tersebut sensitif, bila tersentuh sedikit atau terkena gesekan yang berasal dari makanan yang keras akan menimbulkan rasa perih yang luar biasa. Karena itulah sariawan sebaiknya segera diobati.
Apa itu sariawan dan apa penyebabnya? Serta bagaimana cara mengobati sariawan? Berikut ulasannya.
1. Pengertian Sariawan
Sariawan merupakan luka atau peradangan di bibir dan dalam mulut. Luka ini bisa menimbulkan rasa sakit dan rasa tidak nyaman dalam mulut.
Meski dianggap penyakit kecil dan sepele, sariawan dapat terasa menganggu aktifitas penderitanya, terutama ketika makan, minum ataupun sedang berbicara.
2. Penyebab Sariawan
Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang terkena sariawan, diantaranya:
Baca Juga: 5 Obat Sariawan yang Ampuh di Apotek, Penyelamat saat Bahan Alami Tidak Mempan
- Cedera, misalnya karena tergigit atau salah dalam melakukan menyikat gigi
- Infeksi jamur, virus, bakteri di mulut dan di bagian tubuh lain
- Penyakit autoimun, seperti lupus
- Ada kondisi tertentu seperti perubahan hormon, kekurangan nutrisi, stres dan kebiasaan merokok dan faktor keturunan.
3. Cara Mengobati Sariawan
Jika mulut suda terasa tida nyaman, terlebih jika ada rasa sakit di gusi, bibir atau lidah, maka bisa dipastikan kita menderita sariawan. Sebelum bertambah parah, sariawan harus segera diobati, diantaranya dengan cara berikut ini:
- Menyikat gigi 2 kali sehari
- Tidak berbagi sikat gigi dengan orang lain dan rutin mengganti sikat gigi
- Berkumur dengan air garam dengan air hangat beberapa kali dalam sehari
- Memperbanyak minum air putih
- Mengkonsumsi yoghurt tanpa pemanis yang mengandung bakteri lactobasillus achidopilus untuk mengembalikan bakteri baik dalam mulut
- Membatasi asupan gula dan produk yang mengandung ragi seperti roti, bir atau wine karena dapat mencegah perkembangan jamur
Hal-hal yang perlu diperhatikan agar sariawan tidak semakin parah:
- Konsumsi makanan lunak yang mudah ditelan
- Hindari makanan pedas, asam serta makanan yang bertekstur keras seperti keripik kentang dan kacang-kacangan
- Hindari makanan manis dan mengadung kafein seperti kopi, minuman bersoda dan minuman beralkohol
- Hentikan kebiasan merokok
- Hindari menyentuh sariawan karena dapat menyebabkan infeksi
- Gunakan obat kumur secara rutin
- Gunakan sedotan saat minum
Demikian ulasan mengenai cara mengobati sariawan dan beberapa hal yang harus diperhatikan agar sariawan tidak semakin parah. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online
-
Cara Download Instagram Stories dan Reels Pakai Snaptube
-
Cara Membuat SKCK Online, Simak Syarat dan Biayanya
-
Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026
-
8 Cara Memakai Parfum agar Wangi Tahan Lama, Jangan Asal Semprot
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem