Suara.com - Terjebak kemacetan, pekerjaan yang menumpuk, hingga telat makan bisa membuat seseorang mengalami stres. Apa dampaknya bagi organ tubuh manusia?
Stres memang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Namun stres yang terjadi terus menerus dalam waktu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, bahkan mengubah bagaimana organ tubuh manusia bekerja.
Dikutip dari Healthline, stres memengaruhi bagaimana cara manusia bernapas, produksi hormon, hingga pergerakan otot. Simak dampak stres bagi organ tubuh manusia berikut ini.
1. Kepala
Dampak paling umum yang paling sering dirasakan saat stres adalah sakit kepala. Penyebabnya beragam, mulai dari otot yang tegang hingga masalah kesehatan saraf.
2. Paru-paru
Stres bisa membuat seseorang mengalami masalah paru-paru, paling umum adalah sesak napas. Hal ini terjadi akibat otot di paru-paru yang mengencang ketika stres.
3. Kelenjar getah bening
Stres bisa menghambat kelenjar getah bening bekerja. Hal ini membuat sistem kekebalan tubuh melemah, membuat seseorang lebih rentan terserang penyakit infeksi.
Baca Juga: Manfaat Gingseng Bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Mengurangi Peradangan
4. Pankreas
Stres berkelanjutan bisa membuat pankreas memproduksi lebih sedikit insulin, enzim yang berperan dalam mengolah gula darah menjadi energi. Dampaknya, risiko diabetes tipe 2 meningkat.
5. Lambung
Stres diketahui menjadi faktor risiko utama seseorang mengalami sakit perut. Produksi asam lambung yang meningkat karena stres membuat risiko GERD meningkat.
6. Penis
Disfungsi ereksi merupakan kondisi medis yang terjadi saat penis tidak bisa tegang. Salah satu penyebabnya adalah stres, yang menghambat aliran darah ke daerah penis.
Berita Terkait
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau
-
Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?