Suara.com - Kebersihan gigi memiliki dampak besar pada kesehatan gigi dan mulut. Kebanyakan orang hanya mengetahui bahwa perawatan gigi harus dilakukan dengan rajin menyikat gigi. Padahal, tidak hanya itu, lho.
Melansir dari Bright Side, inilah 7 tips perawatan gigi yang mudah dan murah, namun sering kali tidak banyak orang yang mengetahuinya.
1. Jangan langsung menyikat gigi setelah makan
Banyak orang memilih langsung menyikat gigi setelah makan. Tapi, hal ini sebaiknya tidak kamu lakukan jika baru saja mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam.
Kandungan asam tinggi bisa melunakkan dan merusak email gigi. Jadi menyikat gigi setelah mengonsumsinya sangat tidak disarankan. Lebih baik tunggu setidaknya 30 menit sebelum menyikat gigi.
2. Mulailah menyikat gigi dari bagian yang paling sulit
Ada banyak teknik untuk membersihkan gigi, tetapi hanya sedikit yang cukup aman untuk digunakan sehari-hari. Pertama-tama, dokter menyarankan untuk selalu memulai dari bagian yang paling sulit dan diakhiri dengan bagian yang mudah.
Banyak dari kita melakukan yang sebaliknya, dan mulai menyikat gigi dari bagian depan dan dilanjutkan ke bagian dalam gigi. Mulai sekarang, biasakan ini: Mulailah menyikat gigi dari bagian belakang mulut dan kemudian gerakkan sikat di setiap gigi bagian dalam. Kemudian, baru lanjut ke bagian luar gigi. Terakhir, bersihkan area permukaan kunyah atau gigi geraham.
3. Tidak apa-apa untuk menyikat tanpa pasta gigi
Pasta gigi hanyalah alat tambahan. Sebenarnya, para peneliti telah menunjukkan bahwa menyikat tanpa pasta gigi juga dapat mengurangi penumpukan plak, pendarahan, dan radang gusi minimal 50%.
4. Biasakan mengunyah permen karet
Mengunyah permen karet bagus dilakukan setelah makan. Ini dapat meningkatkan aliran air liur di mulut, yang membantu menetralkan asam. Air liur mengandung kalsium dan fosfat yang mengembalikan mineralisasi gigi, memperkuat enamel, dan bahkan mengurangi sensitivitas gigi. Satu-satunya persyaratan adalah permen karet harus bebas gula karena bakteri mulut yang berbahaya akan memakan gula yang kita makan.
5. Beralih ke sikat berbulu lembut
Sikat gigi terdiri dari berbagai jenis. Jika Anda menggunakan sikat gigi yang keras, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan untuk menggantinya dengan sikat yang berbulu lembut. Bahkan sikat gigi yang berbulu medium atau sedang bisa sangat abrasif dan merusak gusi dan gigi seiring waktu.
Baca Juga: Waktu yang Tepat Menyikat Gigi Setelah Makan Sahur
6. Jangan terlalu sering menyikat gigi
Menyikat gigi setidaknya dilakukan dua kali sehari. Tapi, ada beberapa orang yang suka menyikat gigi tiga kali sehari, atau bahkan lebih. Tapi tahukah kamu, menyikat gigi secara berlebihan kemungkinan besar akan merusak gigi akibat teknik menyikat yang buruk.
Menyikat gigi terlalu sering bisa membuat enamel aus yang dapat menyebabkan gigi sensitif. Gigi juga akan tampak lebih kuning dari biasanya karena dentin kuning di belakang email akan menjadi lebih terlihat.
7. Makan lebih banyak makanan renyah
Makanan segar dan renyah mengandung banyak serat sehat dan merupakan pilihan terbaik untuk gigi. Misalnya buah-buahan mentah yang kaya serat, sayuran, dan kacang-kacangan. Makanan renyah dapat membersihkan gigi, merangsang produksi air liur, menghidrasi mulut, dan juga mengurangi pertumbuhan bakteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?