Suara.com - Pernahkah Anda mendengar kondisi medis yang disebut Pansitopenia? Terdengar asing dan tidak umum? Mungkin karena kondisi sangat jarang dialami oleh seseorang. Pansitopenia adalah kondisi ketika tubuh manusia memiliki jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan platelet yang terlalu sedikit.
Jelas, karena kondisi ini tubuh akan mengalami gangguan darah berupa anemia, leukopenia, hingga trombositopenia. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa berakibat sangat fatal.
Apa Penyebabnya Pansitopenia?
Penyebab dari kondisi pansitopenia sendiri cukup banyak, namun dapat dikatakan cukup serius. Mulai dari kanker, hingga penyakit autoimun, bisa memicu munculnya kondisi ini. Secara singkat berikut beberapa penyebab pansitopenia yang dialami seseorang.
- Kanker : beberapa jenis kanker, seperti leukimia, multiple myeloma, limfoma hodgkin dan non-hodgkin, sindrom mielodisplazic, hingga anemia megaloblastik. Intinya, jenis kanker yang mempengaruhi kondisi sumsum tulang belakang.
- Infeksi virus : virus spesifik seperti virus Epstein-Barr, HIT, hepatitis, malaria, cytomegalovirus, hingga infeksi darah berupa sepsis, bisa menjadi pemicu pansitopenia.
- Kerusakan hati : terjadinya penyakit liver adalah salah satu penyebab pansitopenia. Dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol berlebihan dalam jangka waktu lama, kondisi ini cukup sering menjadi penyebab utama kelainan darah.
- Paparan zat kimia : berada di lingkungan yang terus menerus terpapar zat kimia juga bisa memicu terjadinya kelainan darah. Zat kimia seperti arsenik atau benzena bisa jadi penyebab utama, diikuti oleh efek samping kemoterapi.
- Penyakit autoimun : selanjutnya penyebab pansitopenia adalah penyakit autoimun, seperti lupus sistemik eritematosus dan sejenisnya yang mempengaruhi menurunnya produksi sel darah di dalam tubuh.
Gejala Umum dan Gejala Darurat Pansitopenia
Ketika beberapa gejala ini muncul, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri untuk mendapat diagnosis tepat dari dokter kepercayaan Anda. Bisa jadi, gejala ini muncul karena kondisi pansitopenia.
- Napas tersengal
- Kulit pucat
- Demam
- Sakit kepala
- Tubuh lesu
- Sangat mudah mengalami luka
- Muncul lebam keunguan kecil di kulit
- Gusi berdarah
- Detak jantung terlalu cepat
- Pendarahan
- Hidung berdarah
Selain gejala di atas, ketika mengalami gejala di bawah ini artinya kondisi sudah memasuki fase darurat, dan memerlukan penanganan serius oleh tenaga medis.
- Demam sudah di atas 38,3 derajat Celcius
- Mengalami kejang
- Kehabisan napas
- Hilang kesadaran
- Pendarahan dalam jumlah banyak
- Merasa bingung atau linglung
Itu tadi sedikit informasi mengenai pansitopenia. Karena pansitopenia adalah hal yang serius, maka semoga artikel ini bermanfaat untuk melakukan deteksi dini sehingga Anda mendapatkan penanganan tepat waktu.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri