Suara.com - Banyak orang menyebut dirinya pikun saat sering lupa melakukan atau meletakkan sesuatu. Tetapi, penurunan daya ingat juga bisa menjadi tanda gangguan kesehatan seperti demensia. Lantas, adakah ciri-ciri orang pikun?
Diketahui, kepikunan adalah kemunduran tubuh dan pikiran yang terkait dengan penuaan lanjut. Indikasi usia tua bervariasi dalam waktu kemunculannya.
Kepikunan atau yang kadang disebut juga demensia ini ditandai dengan penurunan kemampuan kognitif atau penurunan mental. Ini termasuk ketidakmampuan seseorang untuk berkonsentrasi, mengingat informasi, dan menilai situasi dengan tepat. Bahkan saat demensia sudah memasuki tahap akhir, penyakit ini dapat membuat pengidapnya tidak dapat hidup mandiri akibat kehilangan kemampuan dasar seperti mengenali anggota keluarga.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kehilangan memori yang signifikan, disorientasi, dan kebingungan bukanlah bagian normal dari penuaan. Untuk mengetahui apakah Anda atau orang-orang terdekat Anda mengalami kepikunan atau tidak, perhatikan berikut ini ciri-ciri orang pikun yan dihimpun dari sejumlah sumber.
Ciri-ciri Kepikunan
Gejala atau ciri kepikunan biasanya akan banyak perubahan fisik yang terkait dengan usia tua seperti berikut ini:
- Postur bungkuk
- Kulit keriput
- Penurunan kekuatan otot
- Perubahan pada lensa dan otot mata
- Kerapuhan tulang dan kekakuan sendi
- Pengerasan pembuluh darah
Selain ciri fisik seperti yang disebutkan di atas, ada juga ciri lainnya yang terkait dengan perubahan mental seperti di bawah ini.
- Penilaian yang terganggu
- Kehilangan ingatan
- Terkadang perilaku kekanak-kanakan
Perubahan psikologis tersebut yang terjadi terkait dengan penuaan sel-sel otak kortikal. Sedangkan perubahan fisik yang terkait dengan penuaan terjadi pada semua individu sampai batas tertentu, bukti degenerasi psikologis tidak universal. Dalam penggunaan umum, istilah kepikunan hanya diterapkan pada kemerosotan mental.
Penyebab Pikun
Baca Juga: Ternyata Resiko Demensia Alzheimer Dipengaruhi Oleh Gaya Hidup Sejak Masih ABG
Sebanarnya, apa penyebab dari kepikunan? Pikun bisa juga disebabka. oleh beberapa kondisi kesehatan tertentu. Adapun beberapa penyabanya yakni:
- Penyakit Alzheimer
- Depresi berat
- Gangguan otak
- Parkinson
- Penyakit Pick
- demensia vaskular
- penyakit Huntington
- stroke
- sindrom Down
- trauma kepala
- AIDS, dan lainnya.
Demikian informasi mengenai ciri-ciri orang pikun yang penting untuk diketahui. Jika Anda atau orang terdekat Anda menunjukkan penurunan memori atau keterampilan kognitif lain yang secara signifikan mempengaruhi kehidupan sehari-hari, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru