Suara.com - Irfan Hakim dan beberapa timnya sempat dilarikan ke IGD rumah sakit setelah mengonsumsi keripik pedas.
Hal ini bermula dari Irfan Hakim diberi tantangan oleh Youtube Tanboy Kun untuk mengonsumsi 1 keripik pedas, yang juga dikenal sebagai "One Chip Challenge" sekaligus saus pedas.
Sesaat setelah makan keripik pedas itu Irfan Hakim masih terlihat biasa sampai akhirnya tak kuasa menahan pedasnya selama 5 menit.
Beberapa jam setelah selesai membuat konten, ia dan timnya pun mulai merasakan efek samping luar biasa dari mengonsumsi makanan pedas tersebut. Bahkan, salah satu kru Irfan Hakim sampai pingsan.
"Gue ngerasa itu lambung kayak diperes, ditarik. Terus sebelumnya, jantung gue juga kayak deg-degan banget," ujar Irfan Hakim mengutip dari channel YouTube deHakims, Rabu (8/6/2022).
Sebenarnya, makan pedas itu memberikan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan metabolisme, mengobati kanker, hingga menjaga kesehatan jantung.
Tapi dilansir dari Hello Sehat, makan pedas yang berlebihan bia mengiritasi kulit, terutama di bagian bibir. Kulit bibir Anda mungkin akan merasakan perih.
Tak hanya itu, konsumsi makanan pedas berlebihan juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang bisa membuat Anda sampai kesulitan tidur.
Dr Bret Christiansen dilansir dari In The Know, juga pernah mengatakan bahwa mengonsusmi keripik pedas seperti tantangan "One Chip Challenge" itu bisa menyebabkan rasa terbakar atau sakit pada saluran pencernaan.
Baca Juga: Kiwil Akui Bisa Berhubungan Seks 3-4 Kali Dalam Sehari, Normalkah?
Efek samping ini bisa sangat parah dalam waktu yang singkat, mirip dengan reaksi seperti penderita asma dengan kejang bronkial. Jika seseorang muntah terus-menerus setelah makan keripik pedas, orang itu mungkin membutuhkan hidrasi IV atau obat untuk menghentikan muntah.
Irfan Hakim sendiri juga menjelaskan dalam konten Youtube-nya, bahwa keripik pedas itu juga sudah memberikan peringatan dalam kemasannya bahwa produknya tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang sensitif terhadap makanan pedas, alergi terhadap paprika, nightshades, atau capsaicin, orang dengan gangguan lambung, penyakit jantung, ibu hamil dan masih di bawah umur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya