Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkap bahwa DPR sedang mendorong adanya perpanjangan masa cuti bagi ibu hamil yang bekerja menjadi 6 bulan melalui rancangan Undang Undang (RUU) Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA).
Bagi Puan, cuti hamil yang diperpanjang ini dilakukan demi memberikan fasilitas dan ruang serta waktu bagi para ibu ibu untuk bisa fokus mempersiapkan persalinan dan memulihkan tubuh pasca persalinan.
Tak hanya itu, RUU KIA juga memberikan hak gaji penuh terhadap para ibu yang mengambil cuti hamil dengan peraturan 3 bulan pertama gaji akan diberikan sebesar 100% dan bulan berikutnya hingga 6 bulan, gaji akan diberikan sebesar 70%.
Lalu, apa sebenarnya manfaat cuti hamil dan melahirkan bagi para ibu-ibu hamil yang bekerja? Simak penjelasannya.
1. Menjaga kesehatan jelang persalinan
Ibu yang sedang hamil memerlukan waktu untuk fokus menghadapi persalinan, apalagi dalam waktu yang hanya menghitung hari.
Menjaga kesehatan jelang persalinan dapat dilakukan dengan mengambil cuti, sehingga para ibu tidak perlu memikirkan pekerjaan di kantor dan bisa dengan tenang menghadapi persalinan. Mental seorang ibu yang akan melakukan persalinan juga harus dijaga agar persalinan dapat berjalan dengan lancar.
2. Waktu istirahat yang lebih banyak dibutuhkan oleh para ibu
Bagi para ibu yang baru melahirkan, waktu istirahat terkadang harus banyak digunakan untuk memperhatikan sang bayi dan memberikan pengasuhan penuh. Bayi yang baru berumur 0-6 bulan juga memerlukan asupan ASI atau susu formula agar bisa memenuhi kebutuhan tubuhnya.
Baca Juga: Ketua DPR Dorong Cuti Ibu Hamil Jadi 6 Bulan Demi Songsong Generasi Emas
Dengan cuti ini, para ibu bisa memiliki cukup waktu untuk istirahat dirumah demi tumbuh kembang sang bayi.
3. Penyembuhan pasca persalinan
Persalinan secara normal ataupun operasi memerlukan waktu tertentu untuk penyembuhannya. Walau bagi beberapa orang melahirkan secara normal dianggap akan lebih mudah dalam penyembuhan, namun pada dasarnya toleransi sakit setiap ibu akan berbeda-beda, tergantung dengan kondisi tubuh.
Selain bisa fokus terhadap bayi, ibu-ibu yang mengambil cuti hamil juga bisa memiliki waktu penyembuhan terlebih dahulu sebelum tubuh siap kembali untuk bekerja.
4. Menghindari stres atau gangguan pasca persalinan
Beberapa gangguan pasca persalinan seperti baby blues sering dialami oleh para ibu, terutama para ibu yang baru pertama kali melahirkan.
Tag
Berita Terkait
-
Alami Jerawat saat Hamil seperti Ria Ricis? Berikut Obat yang Aman Digunakan
-
Berawal dari Cuti Hamil, Viral Kisah Wanita yang Jadi Kaya Raya karena Bikin E-Commerce
-
Ketua DPR Dorong Cuti Ibu Hamil Jadi 6 Bulan Demi Songsong Generasi Emas
-
Ibu Hamil Rentan Alami Perubahan Emosi Secara Cepat, Apa Penyebabnya?
-
5 Tips Mengatasi Susah Tidur Pada Ibu Hamil
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?