Sifat strict parents adalah otoriter, memberikan banyak peraturan dan tuntutan meskipun peraturan tersebut berdampak pada seluruh aspek yang ada dalam hidup sang anak.
2. Sedikit memberikan kasih sayang
Strict parents biasanya cenderung bersifat dingin, jauh dari anak-anak, dan juga kasar.
3. Memiliki banyak aturan dan berlebihan
Strict parents biasanya akan menerapkan banyak aturan kepada sang anak yang biasanya dinilai terlalu berlebihan bagi kebanyakan orang. Kondisi tersebut tentu saja akan membuat anak merasa terkekang.
4. Tidak jarang memberikan hukuman fisik
Sebagian besar orang tua yang memiliki gaya asuh strict parents tidak akan segan memberikan hukuman fisik kepada sang anak, saat sang anak dianggap melakukan kesalahan atau melanggar aturan yang telah dibuat.
5. Tidak memberikan kesempatan bagi sang anak untuk memilih
Sifat otoriter yang dimiliki orang tua bergaya asuh strict parents ini menjadikan mereka tidak memberikan kesempatan kepada sang anak untuk memilih pilihannya sendiri. Mereka kerap kali membuat keputusan yang tidak bisa diganggu gugat, mereka juga tidak akan mendengarkan opini dari sang anak mengenai peraturan tersebut.
Baca Juga: 5 Tips Mempertajam Daya Ingat Anak
6. Tidak memberikan kepercayaan kepada anak
Sifatnya yang cenderung otoriter juga biasanya membuat orang tua strict parents tidak bisa mempercayai sang anak, sehingga anak pun tidak diberikan peluang untuk membuat keputusan sendiri.
7. Kerap mempermalukan anak
Tidak sedikit para orang tua strict parent yang mempermalukan anak di depan umum dengan tujuan agar anak selalu mematuhi peraturan yang mereka buat.
8. Tidak memberi waktu luang kepada sang anak
Para orang tua yang memiliki gaya asuh strict parents cenderung melakukan dan memerintah berdasar kemauannya sendiri, tidak memberikan waktu luang kepada sang anak.
Berita Terkait
-
5 Tips Mempertajam Daya Ingat Anak
-
Anak Mulai Memasuki Usia Remaja? Ini Yang Harus Orang Tua Lakukan
-
7 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Menjadi Seorang Ayah
-
Orangtua, Ini Cara Baru Belajar Ilmu Parenting dengan Cara Kekinian
-
Pangeran Louis Bungkam Mulut Ibunya di Depan Publik, Warganet Salahkan Pola Asuh Keluarga Kerajaan Inggris
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi