Suara.com - Beberapa waktu lalu, ayah Ayu Ting Ting, ayah Ojak baru saja menjalani operasi hernia. Tetapi, hernia yang diidap oleh ayah Ayu Ting Ting ini diketahui masih berukuran kecil.
"Ayah itu kemarin melakukan operasi hernia," ujar Ayu Ting Ting mewakili Ayah Ojak.
Hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh menonjol melalui dinding otot atau jaringan di sekitarnya.
Bagian organ tersebut muncul melalui area otot atau jaringan yang melemah sehingga muncul tonjolan atau benjolan.
Kondisi ini biasanya ditangani dengan cara pemberian obat-obatan dan operasi. Dilansir dari Cleveland Clinic, ada 3 jenis utama operasi hernia yang merupakan perbaikan terbuka, perbaikan laparoskopi (invasif minimal), dan perbaikan robot.
1. Operasi hernia perbaikan terbuka
Operasi hernia perbaikan terbuka adalah sayatan dibuat di selangkangan ketika hernia yang berisi usus menonjol diidentifikasi. Kemudian, dokter akan mendorong hernia kembali ke perut dan memperkuat dinding perut dengan jahitan atau jaring sintesis.
Sebagian besar pasien bisa pulang setelah beberapa jam operasi dan akan baik-baik saja selama beberapa hari. Tapi, aktivitas berat dan olahraga dibatasi selama empat hingga enam minggu setelah operasi.
2. Operasi hernia perbaikan laparoskopi
Baca Juga: Penelitian Baru Temukan Gejala Cacar Monyet yang Berbeda dari Sebelumnya
Operasi hernia perbaikan laparoskopi menggunakan laparoskop, instrumen tipis seperti teleskop yang dimasukkan melalui sayatan kecil di pusar.
Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi umum. Jadi, Anda akan menjalani evaluasi keadaan kesehatan Anda secara umum, termasuk riwayat, pemeriksaan fisik (dan mungkin pekerjaan laboratorium) dan elektrokardiogram (EKG) sebelum operasi.
Perut dipompa dengan gas yang tidak berbahaya (karbon dioksida), yang menciptakan ruang untuk memungkinkan dokter melihat struktur internal Anda. Peritoneum ( lapisan dalam perut) dipotong untuk memperlihatkan kelemahan pada dinding perut. Mesh ditempatkan di bagian dalam untuk menutupi cacat di dinding perut dan memperkuat jaringan.
Setelah prosedur selesai, sayatan kecil di perut ditutup dengan satu atau dua jahitan atau dengan pita bedah. Dalam beberapa bulan, sayatan hampir tidak terlihat.
3. Operasi hernia perbaikan robotik
Operasi hernia perbaikan robotik mirip dengan operasi laproskopi yang menggunakan laparoskop dan dilakukan dengan cara yang sama (sayatan kecil, kamera kecil, penggelembungan perut, memproyeksikan bagian dalam perut ke layar televisi).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?