Sebuah studi tinjauan Journal of American Heart Association menemukan, orang yang mengonsumsi susu dalam jumlah yang lebih tinggi memiliki risiko stroke yang lebih rendah.
5. Teh
Berdasarkan data, mengonsumsi teh dapat membantu mengurangi risiko stroke pada seseorang. Selain itu, teh juga dipercaya menjaga kesehatan jantung dan menghindari seserang dari stress serta depresi.
6. Cokelat hitam
Siapa yang menyukai cokelat hitam? Rupanya makanan yang satu ini juga memberikan dapat menurunkan risiko stroke. Namun, berdasarkan data, mengonsumsi cokelat hitam ini tidak disarankan jika lebih dari tiga porsi seminggu.
7. Ikan dan Kerang
Ikan dan kerang nyatanya juga dapat membantu mengurangi risiko stroke. American Heart Association merekomendasikan, makan dua porsi makanan laut seminggu dapat menjaga kesehatan jantung.
Hal ini dapat berguna untuk menghindari berbagai risiko penyakit seperti gagal jantung kongestif, penyakit jantung koroner, stroke iskemik, dan kematian jantung mendadak.
Baca Juga: Yuni Shara Kenang Pertemuan Terakhir dengan Bob Tutupoly
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!